Abstak
Fajar Rinata
151206160643
Puskesmas sebagai fasilitator nijukan pasien, seringkali menerima rujukan
balik pasien dari rumah sakit, namun tidak semua puskesmas melaksanakan program
rujuk balik dengan baik. Tujuan penclitian ini adalah untuk mengelahui gambaran
pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) di puskestnas meliputi penilaian beberapa
aspek yang berpcran dalam kelangsungan program rujuk balik diantaranya terdiri dari
pengetahuan, pelayanan obat tujuk balik, struktur birokrasi, disposisi, komunikasi dan
sumber daya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan uji analisis
univariat pada masing-masing variabel yang diteliti melalui kuesioner sebagai
instrumen penelitian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden petugas
pelaksana program rujuk balik di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah Sareal
Bogor. Pcnentuan sampel menggunakan metode nonpmbabilily sampling dengan
teknik pengambilan sampel secara purposive sampling.
Hasil penelitian diperolch persentase gambaran pclaksanaan Program Rujuk
Balik (PRB) di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah Sareal Bogor dalam
aspck pengctahuan (80%), pelayanan obat PRB (80%), disposisi (65%), dan sumbcr
daya (70%) sudah berjalan baik, sementara dalam aspek struktur birokrasi (50%) dan
komunikasi (55%) belum berjalan baik dan perlu di kcmbangkan.
Dalam pelaksanaan PRB di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah
Sareal Bogor sudah cukup berjalan baik, namun diharapkan perlu dikembangkan
upaya kordinasi dan komunikasi lcbih baik lagi antara instansi terkait guna
kelangsungan program berjalan lebih baik.
Kata Kunci : BPJS Kesehatan, PRB, FKTP
Public Heal'h Center as a facilitator's reference palien!. Q[ten receive a
referral hack QT the patient from the hospital, bul not all health centos implement
programs refer hack 10 good use. The purpose of this •esetneh is to know the
description of referral back pogram (PRB) in health centers include the assessment of
several aspecls Iha' play a role in 'he continui/y of the program of which consists of
turning knou.k?dge, medicinal services of rqfer back , bureaucratic structure,
disposition, Communications and resources.
This research uses descriptive method analysis of univariate tests with each of
the variables examined through a questionnaire as an instrumenl Q/' research. The
sample in 'his æsearch totalled 20 respondents officers executing lhe program refer
back in Public Health Centers v.ork areas Of Tanah Sarea! Bogor SubdiS!rict.
Determination of the sample using a sampling method with sampling
techniques generally purposive sampling.
The research results obtained the pewentage Program implementation
oveniew Refer Back (PRB) in public health centers works areas of Tanah Sareal
Bogor Subdistrict. in the aspect of knowledge have a percentage (80%), medicinal
senices of refer hack (80%), disposition (65%), and yesources (70%) already well, in
the meantime bureaucratic structure have a peæentage (50%) dan communications
(55%) haven't done well.
In lhe implementation of lhe referral back program (PRB) in primapy health
care unrk areas Of Tanah Sareal Bogor Subdistrict, is already quite a good
implementation. but is expected to need to be developed coordination and
communication efforts, among 'Plevanl agencies to survival programs run heller.
Keywords: BRIS, PRB, PHC