Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh sanksi terhadap
pembentukan kedisiplinan santri; (2) pengaruh penghargaan terhadap
pembentukan kedisiplinan santri; dan (3) pengaruh sanksi dan penghargaan
secara bersama-sama terhadap pembentukan kedisiplinan santri kelas VIII di
Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. Pendekatan penelitian yang digunakan
adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam
penelitian ini berjumlah 46 santriwati kelas VIII, di mana seluruh populasi
dijadikan sampel penelitian (teknik sampling jenuh/total sampling) sebanyak 46
responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner (angket) yang
telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan
meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear
sederhana, analisis regresi linear berganda, serta uji koefisien determinasi (R)
dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sanksi
berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap pembentukan
kedisiplinan santri dengan nilai F hitung 93,085 (Sig. 0,001) dan memberikan
kontribusi pengaruh sebesar 67,9%; (2) Penghargaan berpengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap pembentukan kedisiplinan santri dengan nilai
F hitung 115,282 (Sig. 0,001) dan memberikan kontribusi pengaruh sebesar
72,4%; (3) Secara simultan (bersama-sama), sanksi dan penghargaan
berpengaruh signifikan terhadap pembentukan kedisiplinan santri dengan nilai F
hitung gabungan sebesar 63,533 (Sig. 0,001). Nilai Koefisien Determinasi (R
Square menunjukkan bahwa kombinasi sanksi dan penghargaan memberikan
pengaruh sebesar 74,7% terhadap pembentukan kedisiplinan santri kelas VIII di
Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor, sedangkan 25,3% sisanya dipengaruhi
oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Kata Kunci: Sanksi, Penghargaan, Kedisiplinan Santri, Pesantren.