Abstak
Toga Marsauli
171105120800
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH (Studi Kasus: Studi
Kasus: Cipancar Rt. 03 Rw. 12 Desa Karang Tengah Kec. Babakan Madang)
Dinding penahan tanah adalah suatu bangunan yang dibangun untuk menahan tanah
atau mencegah runtuhnya tanah terjal atau lereng yang stabilitasnya tidak dapat
dijamin oleh kemiringan tanah itu sendiri dan memperoleh bidang tegak lurus.
Dinding penahan tanah atau bronjong yang terletak di Cipancar RT 03 RW 12 Desa
Karang Tengah Kecamatan Babakan madang Mengalami kerusakan atau
pergerseran ke badan air sungai, sehingga peneliti perlu mendesain ulang serta
menganalisis dinding penahan tanah yang efisien dengan membandingkan dinding
penahan tanah tipe gravitasi dengan dinding penahan tanah tipe kantilever dan
memiliki faktor keamanan sesuai SNI sehingga tidak terjadi pergulingan atau
pergeseran lagi. Tujuan penelitian yaitu mengetahui serta membandingkan nilai
faktor keamanan (Fk) yang lebih efisien dari dinding penahan tanah tipe gravitasi
dan tipe kantilever, mengetahui kestabilitasan dinding penahan tanah di lokasi
tersebut, merencanakan desain sesuai SNI 8460:2017. Metode yang dilakukam
untuk analisis stabilitas dalam keadaan statis menggunakan metode Rankine dan
Terzaghi. Hasil analisis menunjukkan stabilitas pada tipe gravitasi terhadap guling
Fs= 1,714 <1,5 (aman), stabilitas terhadap geser Fs = 4,112 < 1,5 (aman), dan
analisis stabilitas daya dukung tanah didapat qtoe = 4,71299 < Qall=2386,812
(aman) dan qhell = 24,560 kN/m2 (aman), dan hasil analisis menunjukkan stabilitas
pada tipe kantilever terhadap guling Fs= 2,458 < 1,5 (aman), stabilitas terhadap
geser Fs = 8,435 < 1,5 (aman), dan analisis stabilitas daya dukung tanah didapat
qmax = 7,998 < Qall=316,601962 dengan demikiran tanah mampu menahan
dinding penahan tanah
Kata kunci: Stabilitas, dinding penahan tanah, tipe gravitasi, tipe kantilever