Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul ANALISIS JARINGAN PELAYANAN ANGKUTAN UMUM DI KABUPATEN TANGERANG
Tahun 2021
Tanggal Input 23 Jun 2025, 11.22



Abstak

ABSTRAK
Analisis Jaringan Pelayanan Angkutan Umum Di Kabupaten
Tangerang Terminal merupakan salah satu komponen dari sistem transportasi yang
mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan
umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang atau barang hingga sampai
ke tujuan akhir suatu perjalanan, sebagai tempat pengendalian, pengawasan,
pengaturan dan pengoperasian sistem arus angkutan penumpang dan barang,
disamping itu juga berfungsi untuk melancarkan arus angkutan penumpang atau
barang (Departemen Perhubungan, 1996). Tujuan dari penelitian ini menganalisis
terminal, kinerja pelayanan angkutan umum penumpang, load factor, waktu
perjalanan, kecepatan waktu Antara (headway), waktu tunggu, standar penilaian
indikator kinerja pelayanan angkutan umum, pembobotan, indikator kinerja
pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif hal ini
mendeskripsikan fakta-fakta atau fenomena yang terjadi di lapangan, untuk
mengetahui pelayanan angkutan umum seperti keamanan, dan kenyamanan, untuk
mengetahui kecepatan perjalanan dan waktu perjalanan. Hasil analisis Berdasarkan
hasil diatas dapat diketahui nilai rata-rata load factor pada tanggal 6 Juli 2021
sebesar 2,67?n 2,28% untuk tanggal 8 Juli 2021 sebesar 2,33% , 3,33?n
2,00% untuk tanggal 10 Juli 2021 sebesar 2,25% , 2,28?n 3,55%, berdasarkan
hasil perhitungan didapatkan nilai kecepatan sebesar 21,52 km/jam, dijelaskan nilai
headway puncak di dapatkan sebesar 30,00 menit yaitu pada jam 11.05, 13.30,
16.00, dan 19.20, dapat diketahui bahwa waktu tunggu rata-rata adalah 30 menit.
Hal ini disebabkan oleh minimnya penumpang, sehingga membutuhkan waktu
tunggu cukup lama. Hasil kecepatan perjalanan antar kota/kabupaten di
Jabodetabek tidak mencapai target kecepatan 40 km/jam, begitu juga dengan
kecepatan antar wilayah di dalam wilayah kabupaten/kota. Kabupaten Tangerang
memiliki kecepatan paling rendah yaitu 21,52 km/jam sehingga perlu peningkatan
kapasitas jaringan jalan dari dan menuju Kabupaten Tangerang. Berdasarkan
standar kinerja angkutan umum, trayek jurusan Balaraja – Kp. Rambutan diperoleh
total bobot menurut direktorat jendral perhubungan darat yaitu sebesar 10, sehingga
kinerja operasional pelayanan angkutan umum ini termasuk kriteria sedang.
Kabupaten Tangerang termasuk kedalam kawasan TOD yaitu wilayah Balaraja,
Tigaraksa, Cisauk, Cikupa dan Cikoya. TOD terhadap jarak dan simpul transportasi
terdapat pada TOD Balaraja dan TOD Tigaraksa.
Kata Kunci : Terminal, Angkutan umum, Kabupaten Tangerang


Preview