Abstak
Nabil Auliya Ramadhan
201105010134
Perilaku keagamaan diperlukan dalam membentuk sikap, nilai, dan praktik keagamaan di
lingkungan pendidikan. Namun, Solihuddin School di Thailand Selatan menghadapi tantangan dalam mengajarkan agama Islam di wilayah yang mayoritas penduduknya beragama Buddha. Tantangan ini mencakup keterbatasan akses dan dukungan terhadap
pendidikan agama, serta rendahnya pemahaman dan kesadaran siswa mengenai nilai-nilai keagamaan. Maka dari itu, peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai upaya guru dalam meningkatkan perilaku keagamaan siswa mattayom di Solihuddin School Thailand Selatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku keagamaan siswa mattayom di Solihuddin School Thailand Selatan, upaya guru dalam meningkatkannya, serta faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Perilaku keagamaan siswa mattayom di Solihuddin School Thailand Selatan mayoritas menunjukkan perilaku keagamaan yang baik, terdapat varian pemahaman pemahaman dan kesadaran siswa mengenai nilai-nilai agama, dan variasi partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan di sekolah. 2) Upaya guru dalam meningkatkan perilaku keagamaan siswa mattayom di Solihuddin School Thailand Selatan mencakup memberikan contoh perilaku yang baik, memberikan perhatian personal dan motivasi yang kuat, melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan keagamaan, membangun kerja sama antar guru, dan membangun lingkungan yang kondusif. 3) Faktor penghambat upaya guru dalam meningkatkan perilaku keagamaan siswa mattayom di Solihuddin School meliputi kurangnya semangat siswa, lingkungan kurang mendukung, ketidakhadiran guru, dan keteladanan yang kurang dari kakak kelas. Sedangkan faktor pendukung meliputi dukungan dari sekolah, keterlibatan orang tua, pendekatan proaktif dari guru, dan kegiatan keagamaan sekolah.
Kata Kunci: Perilaku Keagamaan, Siswa, Upaya Guru.