Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana kepercayaan, transparansi,
pengetahuan, kemudahan, kualitas layanan, dan pengaruh eksternal terhadap preferensi
muzaki dalam memilih metode pembayaran zakat melalui lembaga dan penyaluran
langsung kepada mustahik di Kota Bogor. Pendekatan yang digunakan adalah
kuantitatif, dengan teknik analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least
Square (SEM-PLS). Total sampel yang digunakan sebanyak 200 responden, terdiri atas
100 orang yang membayar zakat melalui lembaga amil dan 100 orang yang
menyalurkan secara langsung kepada mustahik, dengan jumlah sampel yang ditentukan
menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran
kuesioner, yang selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kepercayaan, transparansi, pengetahuan,
kemudahan, kualitas layanan, dan pengaruh eksternal berpengaruh positif dan
signifikan terhadap preferensi muzaki dalam menyalurkan zakat melalui Lembaga amil
maupun penyaluran langsung kepada mustahik. Namun, terdapat perbedaan pada
kedua model tersebut, terutama pada faktor pengaruh eksternal dan transparansi.
Kontribusi pengaruh eksternal menurun dari 28,8% (melalui lembaga amil) menjadi
17,1% (langsung kepada mustahik), menunjukkan lingkungan sosial dan institusi lebih
mendorong muzaki memilih jalur formal. Sebaliknya, kontribusi transparansi
meningkat dari 14,8% menjadi 24,2%, menegaskan keterbukaan informasi lebih
diperhitungkan saat zakat disalurkan tanpa perantara lembaga.
Kata Kunci: Preferensi muzaki, Kepercayaan, Transparansi, Pengetahuan,
Kemudahan, Kualitas layanan, Pengaruh Eksternal.