Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK INFORMATIKA
Judul PEMETAAN ZONASI TINGKAT RISIKO COVID-19 MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTER BERBASIS WEB GIS DI KOTA BOGOR
Tahun 2022
Tanggal Input 11 Aug 2025, 15.11



Abstak

Andi Irawan
161105150557
Corona viruses atau disebut dengan COVID-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan. Virus ini berkembang sangat pesat dalam penularan dari manusia ke manusia lainnya. Angka penularan di Indonesia terbilang cukup tinggi, salah satu wilayah yang terpapar COVID-19 adalah Kota Bogor. Kota bogor menduduki status berisiko sedang, dimana pada bulan maret tahun 2020 hingga agustus tahun 2021 jumlah kasus positif yang terkonfirmasi sebanyak 35.583 kasus, sedangkan untuk pasien yang terkonfirmasi positif sembuh mencapai 35.062 orang, dan pasien yang terkonfirmasi positif meninggal sebanyak 521 orang. Dari data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Bogor dinamika harian virus COVID19 terus menunjukan peningkatan. Peta sebaran zonasi COVID-19 untuk wilayah Kota Bogor pada tingkat kelurahan masih belum tersedia. Oleh karena itu penelitian ini memanfaatkan sistem informasi geografis (SIG) dalam memetakan zona COVID-19 dengan menerapkan metode K-means Cluster untuk mengclusterisasi daerah sebaran virus COVID-19. Pengelompokan dilakukan berdasarkan parameter jumlah kasus positif dan pasien meninggal. Penelitian ini menghasilkan peta zonasi COVID-19. Berdasarkan pada pegumpulan data dan kajian maupun analisis dari tim pakar Gugus Tugas Nasional direkomendasikan adalah 4 level. Adapaun level
yang pertama adalah Zona Hijau atau Tidak Terdampak, kemudian level kedua adalah Zona Kuning atau Risiko Rendah, selanjutnya level ketiga adalah Zona Oranye atau Risiko Sedang dan yang terakhir adalah level keempat atau Risiko Tinggi. Hasil dari penelitian ini adalah peta zonasi COVID-19 yang ditampilkan dalam bentuk WEBGIS.
Kata kunci : SIG, COVID-19, K-Means Cluster, R-studio, WebGIS


Preview