Abstak
Aktivitas fisik didefinisikan sebagai setiap gerakan tubuh yang dihasilkan
oleh otot skeletal yang memerlukan pengeluaran energi, sedangkan BMI adalah
ukuran yang digunakan untuk menilai status berat badan seseorang berdasarkan
tinggi dan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara
aktivitas fisik dan indeks massa tubuh (BMI) pada remaja berusia 18 hingga 24
tahun di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah
cross-sectional dengan metode accidental sampling dan non-probability sampling
kategorik. Sebanyak 364 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini, dan data
dikumpulkan menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire
(GPAQ). Uji Chi-Square dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel
independen (aktivitas fisik) dan variabel dependen (BMI). Hasil analisis
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan
kategori BMI, dengan nilai p sebesar 0,004 (p-value < 0,05). Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa peningkatan aktivitas fisik berhubungan dengan
kategori BMI yang lebih sehat di kalangan remaja. Saran yang diberikan adalah
perlunya program promosi kesehatan yang lebih intensif untuk meningkatkan
kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam aktivitas fisik, guna mendukung
kesehatan dan kesejahteraan mereka.
Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Body Mass Index, Remaja