Abstak
Iqbal Arifudin
161104080102
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Bogor Raya pada periode 2017-2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan non parametrik untuk mengukur tingkat efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA), Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari statistika Perbankan Syariah serta laporan keuangan periode 2017-2021 yang bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil penelitian ini menjelaskan berdasarkan asumsi CRS BPRS yang nilai efisiensi <81?ri lima BPRS di bogor pada periode 2017-2021, terdapat 9 BPRS pada periode tersebut yang belum mencapai nilai efisiensi tinggi yaitu pada tahun 2017 dan 2018 : Bogor Tegar Beriman, 77,90?n 80,50% (efisiensi sedang), 2019 : Amanah Ummah, 78,80% (efisiensi sedang), Bina Rahmah, 80% (efisiensi sedang), 2020 : Amanah Ummah, 73,90% (efisiensi sedang), Bina Rahmah, 79% (efisiensi sedang), Rif’Atul Ummah, 72,20% (efisiensi sedang), 2021 : Amanah Ummah, 75,30% (efisiensi sedang), Rif’Atul Ummah, 78,50% (efisiensi sedang). Dan berdasarkan asumsi VRS bank BPRS yang nilai efisiensi <81% (inefisien) yaitu pada tahun 2017 : Bogor Tegar Beriman, 79,20% (efisiensi sedang), 2020 dan 2021 : Rif’Atul Ummah, 73,30?n 78,60% (efisiensi sedang).
Kata Kunci : Efisiensi Perbankan, BPRS, CRS,VRS,DEA