Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK MESIN
Judul ANALISA PERPINDAHAN KALOR DENGAN KEMAMPUAN PENDINGINPADA TEMPERATUR AWAL HEATER ALAT UNTAI UJI NC-QUEEN
Tahun 2015
Tanggal Input 07 May 2026, 08.40



Abstak

ABSTRAK

Kecelakaan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berdampak negatif pada kesensitifan masyarakat mayoritas tentang anggapan risiko tenaga nuklir. Oleh karena itu, tingkat keselamatan reaktor akan lebih ditingkatkan agar dapat meminimalisir risiko kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena dalam sistem yang terjadi pada kecelakaan inti reaktor dengan menggunakan pipa panas yang dapat dihilangkan sisa panasnya yang memanfaatkan sistem pendinginan evaporator. Tujuan penelitian ini untuk memahami perpindahan kalor pada awal masuk temperatur di Heater dengan kemampuan pendinginan. Hasil eksperimen di dapat nilai perpindahan kalor pada variasi temperatur awal Heater berdasarkan kemampuan pendingin yaitu pada masuk Cooler sampai keluar Cooler saat temperatur Heater 70°C, 80°C, 90°C sebesar 2661 W, saat eksperimen temperatur awal Heater 80°C sebesar 3781 W, dan perpindahan kalor temperatur awal Heater 90°C perpindahan kalor sebesar 4752 W. Sedangkan perpindahan kalor yang lepas dari air ke udara dari temperatur awal Heater 70°C, 80°C, 90°C sebesar -1076 W, -18128 W, -25946 W. Pada temperatur awal Heater 90°C baik nilai perpindahan kalor dan rugi kalor lebih besar dibanding dengan temperatur awal Heater 70°C dan 80°C, kesimpulannya nilai perpindahan kalor akan lebih banyak terserap oleh air pendinginan dan rugi kalor akan lebih banyak di lepas ke lingkungan apabila temperatur fluida besar dan bertambah.

Kata kunci: Sistem pendinginan pasif, Perbedaan temperatur, Perpindahan kalor.




Preview