Abstak
Irma Cintya chairunnissa
191105050540
Kurikulum memiliki peran penting dalam pendidikan dan menjadi penentu
majunya suatu pendidikan. Kemendikbud memperbaharui kurikulum 2013
dengan kurikulum merdeka untuk mengikis ketimpangan belajar. Kurikulum
membantu guru dalam menyusun dan menentukan materi, penggunaan strategi
serta penilaian yang akan diberikan kepada siswa. Dengan penggunaan strategi
yang tepat, tujuan pembelajaran akan tercapai dengan baik. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui tantangan dalam penerapan kurikulum merdeka dan strategi
yang dilakukan guru kelas 1 dalam menghadapi tantangan yang ada. Penelitian
ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Untuk
mengumpulkan data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan tiga metode
pengumpulan data, yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Aktivitas
prosedur analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan
menarik kesimpulan. Hasil penelitian di lapangan yang telah dilakukan, maka
dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan kurikulum merdeka pada
pembelajaran di kelas, guru kelas 1 merasa asing dengan istilah CP, TP, modul
ajar dan P5, serta ketidaksiapan siswa dalam pembelajaran P5. Faktor yang
menyebabkan tantangan itu muncul berasal dari guru dan siswa. Strategi yang
digunakan guru kelas 1 yaitu mencari informasi kurikulum merdeka pada laman
resmi Kemendikbud dan platform merdeka, mengikuti webinar yang ada,
bertanya pada pengawas, berdiskusi dengan teman sejawat, menggunakan
berbagai macam metode dan media yang bervariasi, serta bekerja sama baik
dengan siswa dan orang tua siswa.
Kata kunci: kurikulum merdeka, strategi pembelajaran, kelas rendah