Abstak
ABSTRAK
Implementasi Pendidikan Agama Islam Pada Model Full Day School di
SD Bina Insani.
Berbagai masalah yang timbul dikalangan anak-anak seperti kecanduan
gadget, kecanduan game online, body shaming, kasus bullying menjadi masalah
tersendiri bagi pendidikan agama Islam yang diadakan di sekolah, karna itu
menjadi tanggung jawab terbesar bagi para guru. Hal tersebut dapat terjadi karna
ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya yaitu; kurangnya
penanaman akidah yang kuat kepada anak. Untuk mengatasi masalah tersebut
banyak usaha-usaha lembaga pemerintah maupun lembaga swasta. Salah satu
yang dilakukan pemerintah adalah penggunaan sistem pembelajaran dengan
model full day school yang bertujuan agar anak dapat lebih maksimal dalam
belajar khususnya pendalaman ilmu agama Islam.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kegiatan dan program keagamaan
pada model full day school di SD Bina Insani. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Melalui data primer
dan data sekunder peneliti menggunakan tiga tahapan yaitu; observasi,
wawancara, dokumentasi. Setelah semua data terkumpul data diolah dengan cara
deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Implementasi pendidikan agama
Islam pada model full day school di SD Bina Insani mencakup tiga komponen
yaitu; perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dengan deskripsi sebagai berikut: 1)
kegiatan pelaksanaan sudah sesuai dengan program full day school ditinjau dari
konteks perumusan misi, tujuan, program pembelajaran dan pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar sudah dalam kategori baik. 2) pelaksanaan kegiatan di SD Bina
Insani sudah berjalan dengan baik dan mengacu dalam perencanaan kegiatan yang
sesuai dengan program full day school . 3) hasil yang dilaksanakan SD Bina
Insani sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran full day school
dilihat dari implementasi pendidikan agama Islam dalam melaksanakan
pembiasaan keagamaan yang diadakan di sekolah. Serta keantusiasan dan juga
kesadaran siswa untuk ikut serta aktif dalam pelaksanaan program full day school
seperti: sholat dhuha dan sholat berjamaah, bersikap toleransi, dzikir bersama,
membiasakan berdoa setiap memulai kegiatan, membiasakan berinfaq,
menerapkan senyum, sapa, salam, salim, sopan, santun (6S), mengulang hafalan
bersama, membiasakan baca basmallah, dan hamdallah setiap sebelum dan dan
setelah belajar, atau mengerjakan sesuatu, dan merayakan hari-hari besar Islam.
Berdasarkan pembahasan di atas, terkait dengan implementasi pendidikan
agama Islam pada model full day school di SD Bina Insani, maka peneliti
memberikan kesimpulan bahwa penerapan PAI di sekolah tersebut berhasil.
Kata kunci: pendidikan agama Islam, full day school