Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi KESEHATAN MASYARAKAT
Judul ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL (HBM) PADA PEKERJA DI RAKAYUKU FURNITURE
Tahun 2026
Tanggal Input 26 Aug 2026, 15.03



Abstak

Farah Nuraulia
221107012383

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan upaya penting dalam mencegah
kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Namun, masih terdapat pekerja yang belum
menggunakan APD secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan faktor-faktor Health Belief Model (HBM) dengan penggunaan APD pada
pekerja di Rakayuku Furniture. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 pekerja yang diambil
menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja memiliki penggunaan
APD kurang baik (56,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan
antara persepsi kerentanan (p=0,713), persepsi keparahan (p=0,638), persepsi manfaat
(p=0,785), persepsi hambatan (p=0,547), dan isyarat bertindak (p=0,078) dengan
penggunaan APD. Namun, terdapat hubungan antara kemampuan diri dengan
penggunaan APD (p=0,030; OR=5,400; 95% CI=1,120–26,044). Pekerja yang
memiliki kemampuan diri kurang baik berisiko 5,4 kali lebih besar memiliki perilaku
penggunaan APD yang kurang baik dibandingkan pekerja yang memiliki kemampuan
diri baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan diri merupakan
faktor HBM yang berhubungan dengan penggunaan APD pada pekerja Rakayuku
Furniture, sedangkan faktor HBM lainnya tidak menunjukkan hubungan yang
signifikan. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan diri pekerja melalui pelatihan dan
edukasi penggunaan APD perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Health Belief Model, APD, penggunaan APD, kemampuan diri, pekerja
furniture.

The use of Personal Protective Equipment (PPE) is an important effort to prevent
occupational accidents and work-related diseases. However, some workers still do not
use PPE consistently. This study aimed to analyze the relationship between Health
Belief Model (HBM) factors and PPE use among workers at Rakayuku Furniture. This
study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The sample
consisted of 30 workers selected using a total sampling technique. Data were collected
using questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses with the
Chi-Square test. The results showed that most workers had poor PPE use behavior
(56.7%). Bivariate analysis indicated no significant relationship between perceived
susceptibility (p=0.713), perceived severity (p=0.638), perceived benefits (p=0.785),
perceived barriers (p=0.547), and cues to action (p=0.078) with PPE use. However,
self-efficacy was significantly associated with PPE use (p=0.030; OR=5.400; 95%
CI=1.120–26.044). Workers with poor self-efficacy were 5.4 times more likely to have
poor PPE use behavior compared to workers with good self-efficacy. In conclusion,
self-efficacy was the only HBM factor associated with PPE use among workers at
Rakayuku Furniture, while other HBM factors showed no significant relationship.
Therefore, improving workers' self-efficacy through continuous training and education
on PPE use is recommended.
Keywords: Health Belief Model, Personal Protective Equipment, PPE use, self
efficacy, furniture workers.


Preview