Abstak
Maqfirah Mahbengi
191105010400
Al-qur’an adalah kallamullah yang diturunkan sebagai pedoman hidup manusia.
Selain perlu untuk membaca dan memahaminya, perlu juga untuk menghafal maka harus
mengetahui strategi untuk menghafal tersebut. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk
mengetahui Startegi Guru Tahfizd dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur'an santri. 2)
Untuk mengetahui kualitas hafalan Al-Qur’an santri 3) Untuk mengetahui hambatan
hambatan yang dihadapi guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur'an. Penelitian
ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriftif.
Sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah primer dan skunder. Lokasi
penelitian ini bertempat di Rumah Qur’an Umar Bin Khatab Bogor. Teknik pengumpulan
datanya dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa
data secara kualitatif. Wawancara dilakukan kepada pimpinan Rumah Qur’an Umar bin
Khatab Bogor, kepada musyrif dan musyrifah Rumah Qur’an Umar bin Khatab Bogor,
dan kepada santri Rumah Qur’an Umar bin Khatab Bogor. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa Strategi Guru Tahfdz dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an santri
Rumah Qur’an Umar bin Khotob Bogor. Ada lima strategi yaitu target hafalan, waktu
kegiatan tahfidz, ziyadah, muroja’ah, dan bahasa arab. Adapun kualitas hafalan santri
Rumah Qur’an Umar bin Khatab Bogor sudah mencapai 80?ik diukur dari kelancaran
bacaan, makhorijul huruf, tajwid dan kelancaran hafalan santri itu sendiri. Dengan cara
mengevaluasi dengan mengadakan ujian tahfidz. Dan hambatan-hambatan yang dihadapi
guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an yaitu terdapat: usia, kondisi fisik
santri, kurangnya motivasi, kondisi fisik guru, dan rasa malas yang terdapat pada santri.
Kata Kunci: Strategi, Guru Tahfidz, Hafalan Al-Qur’an