Abstak
Intan Dwi Purnamasari
221105051637
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang disebabkan oleh penggunaan media
pembelajaran yang kurang variatif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hasil belajar sebelumnya dan sesudah menggunakan media pembelajaran Pop Up Book 3D
serta mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut tehadap hasil belajar PKn siswa
kelas III SDIT QA Baitussalam Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode eksperimen semu (quasi eksperimen design) dan desain Nonequivalent
Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa yang terdiri dari 32 siswa
kelas eksperimen dan 32 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
tes berupa pretest dan posttest, sedangkang analisis data menggunakan uji normalitas, uji
homogenitas, dan uji hipotesis Mann-Whitney karena data tidak berdistribusi normal. Hasil
penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 54,28
meningkat menjadi 68,28 pada posttest dengan persentase peningkatan sebesar 25,79%,
sedangkan rata-rata nilai pretest kelas kontrol sebesar 63,97 meningkat menjadi 74,09 pada
posttest dengan persentase peningkatan sebesar 15,82%. Hasil uji Mann-Whitney
memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,025 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan H1
diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
dalm penggunaan media pembelajaran Pop-Up Book 3D terhadap hasil belajar PKn siswa
kelas III SDIT QA Baitussalam.
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pop-Up Book 3D, Hasil Belajar, PKn.
This study was motivated by the low student learning outcomes in the Civics Education
(PKn) subject, attributed to the use of instructional media that lacked variety and
engagement. The study aimed to assess learning outcomes before and after using 3D Pop
Up Book instructional media and to determine the impact of this media on the Civics
learning outcomes of third-grade students at SDIT QA Baitussalam Bogor. A quantitative
approach was employed using a quasi-experimental method with a non-equivalent control
group design. The sample consisted of 64 students, divided into an experimental group (32
students) and a control group (32 students). Data collection involved pre-tests and post
tests, while data analysis utilized normality tests, homogeneity tests, and the Mann-Whitney
hypothesis test, as the data were not normally distributed. The results showed that the
experimental group's average pre-test score rose from 54.28 to 68.28 in the post-test (a
25.79% increase), whereas the control group's average pre-test score rose from 63.97 to
74.09 (a 15.82% increase). The Mann-Whitney test yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value
of 0.025 (less than 0.05), leading to the rejection of the null hypothesis (Ho) and the
acceptance of the alternative hypothesis (H1). Thus, it can be concluded that the use of 3D
Pop-Up Book instructional media has a significant effect on the Civics learning outcomes
of third-grade students at SDIT QA Baitussalam.
Keywords: Learning Media, 3D Pop-up Book, Learning Outcomes, Civics Education.