Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul PERENCANAAN DIMENSI KANTONG LUMPUR PADA INTAKE DAERAH IRIGASI CIHAREWOS
Tahun 2021
Tanggal Input 23 Jun 2025, 11.16



Abstak

ABSTRAK
PERENCANAAN DIMENSI KANTONG LUMPUR PADA INTAKE
DAERAH IRIGASI CIHAREWOS. Bangunan Pengambilan (Intake) Daerah
Irigasi Ciharewos berlokasi di Sungai Ciharewos Desa Sukamaju Kecamatan
Cigudeg Kabupaten Bogor, dibangun untuk mengalirkan air dari Sungai Ciharewos
dengan kebutuhan air maksimum 1,31 lt/dt/ha dan luas area irigasi 45 hektar.
Bangunan Sadap Daerah Irigasi Ciharewos dibangun tahun 2017 tanpa dilengkapi
bangunan kantong lumpur yang berfungsi sebagai daerah endapan sedimentasi agar
saluran irigasi tidak mengalami pengurangan debit. Kantong lumpur merupakan
pembesaran potongan melintang saluran sampai panjang tertentu untuk mengurangi
kecepatan aliran dan memberi kesempatan kepada sedimen untuk mengendap.
Karena itu diperlukan perencanaan kantong lumpur untuk menjaga kuantitas air
pada Intake Daerah Irigasi Ciharewos. Tujuan dari penelitian ini adalah
merencanakan Kantong Lumpur Di Bangunan Sadap Daerah Irigasi Ciharewos.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang membutuhkan data primer dan
sekunder, data primer meliputi; kondisi lapangan, bentuk fisik bangunan irigasi dan
lokasi, sedangkan data sekunder berupa; dokumentasi DED (Detail Engineering
Design). Literatur yang dijadikan bahan referensi untuk merencanakan kantong
lumpur menggunakan Kriteria Perencanaan (KP- 01 dan KP- 02) yang telah
ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan Umum. Dengan dilakukan tiga kali simulasi
dan memperhatikan batasan kecepatan rencana minimum 0,30 m/tdk dan batasan
maskimum 0,30 m/dtk, dapat disimpulkan Simulasi I diperoleh Dimensi Kantong
Lumpur dengan lebar 1 m, tinggi 1,53 m, panjang 26,00 m. Simulasi II diperoleh
dimensi lebar 1,50 m, tinggi 1,02 m, panjang 26,00 m. Simulasi III diperoleh
dimensi lebar 2,00 m, tinggi 0,76 m, panjang 25,47 m. Sedangkan dengan batasan
kecepatan maksimum Simulasi I diperoleh Dimensi Kantong Lumpur dengan lebar
1 m, tinggi 1,53 m, panjang 44,86 m. Simulasi II diperoleh dimensi lebar 1,50 m,
tinggi 0,21 m, panjang 35,42 m. Simulasi III diperoleh dimensi lebar 2,00 m, tinggi
0,156 m, panjang 28,81 m. Dari Simulasi I sampai III dengan masing-masing
batasan kecepatan rencana minimum dan maskimum dalam menganalisa Dimensi
Kantong Lumpur, dapat disimpulkan Simulasi III dengan kecepatan minimum lebih
ekonomis.
Kata Kunci: Irigasi, Kantong Lumpur, Sedimen, dan Kabupaten Bogor.


Preview