Abstak
Biella Salsabilla
141106160962
Masalah yang terdapat di Indonesia adalah laju pertumbuhan penduduk yang relatif masih tinggi.Laju pertumbuhan ditentukan oleh kelahiran dan kematian, dengan adanya perbaikan pelayanan kesehatan menyebabkan tingkat kematian rendah, sedangkan tingkat kelahiran tetap tinggi.Hal ini menjadi penyebab utama ledakan jumlah penduduk. Oleh karena itu upaya menekankan jumlah penduduk dengan cara menggalakan program keluarga berencana salah satunya dengan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu IUD. IUD adalah suatu benda kecil yang terbuat dari plastik yang lentur, mempunyai lilitan tembaga atau juga mengandung hormon dan di masukkan ke dalam rahim melalui vagina dan mempunyai benang.
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 156 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 responden dengan teknik sampling yaitu simple random sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Dan cara analisa data menggunkan perangkat lunak aplikasi statistik.
Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat hubungan antara sikap (p-value 0,006) dan dukungan suami (p-value 0,009) terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD dan tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value 0,821), paritas (p-value 0,335), pengetahuan (p-value 0,416) dan kepercayaan (p-value 0,120) terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD.
Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara sikap dan dukungan suami terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD dan tidak ada hubungan antara pendidikan, paritas, pengetahuan dan kepercayaan terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD. Saran yang dapat diberikan yaitu agar meningkatkan strategi dalam program keluarga berencana khususnya metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD.
Kata Kunci : dukungan suami IUD, pendidikan, paritas, sikap, pengetahuan, kepercayaan dan