Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul EVALUASI GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN RAYA BOGOR-PARUNG STA 9+690 – STA 10+490 BERDASARKAN PEDOMAN DESAIN GEOMETRIK JALAN TAHUN 2021
Tahun 2026
Tanggal Input 07 Oct 2026, 14.38



Abstak

Kondisi geometrik jalan yang tidak memenuhi standar teknis berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi terhadap elemen geometrik jalan untuk mengetahui tingkat kesesuaiannya dengan ketentuan Pedoman Desain Geometrik
Jalan Tahun 2021 (PDGJ 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geometrik eksisting, melakukan perencanaan ulang geometrik jalan, serta membandingkan kondisi eksisting dengan hasil perencanaan ulang yang divisualisasikan dalam model tiga dimensi (3D) pada ruas Jalan Raya BogorParung STA 9+690–STA 10+490. Penelitian menggunakan metode kuantitatif
melalui survei lapangan dengan pengukuran koordinat dan elevasi menggunakan Global Positioning System Real Time Kinematic (GPS RTK). Data hasil survei diolah menggunakan AutoCAD Civil 3D untuk pemodelan geometrik dan dianalisis berdasarkan ketentuan Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021. Analisis meliputi evaluasi alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, penampang melintang, serta penyusunan model tiga dimensi hasil perencanaan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruas jalan memiliki dua tikungan horizontal bertipe Spiral
Circle–Spiral (SCS) dan dua lengkung vertikal yang terdiri atas satu lengkung cembung dan satu lengkung cekung. Pada kondisi eksisting, tikungan P-1 dengan radius 132 m belum memenuhi parameter geometrik untuk kecepatan desain 60 km/jam, sedangkan tikungan P-2 dengan radius 249 m pada umumnya telah memenuhi ketentuan. Selain itu, masih ditemukan beberapa nilai superelevasi yang belum sesuai dengan PDGJ 2021, sementara parameter lengkung vertikal telah
memenuhi persyaratan dengan nilai K sebesar 116,78 pada lengkung cembung dan 121,71 pada lengkung cekung. Hasil perencanaan ulang menghasilkan radius tikungan sebesar 140 m pada P-1 dan 250 m pada P-2, dengan panjang lengkung peralihan masing-masing 47 m dan 37 m, serta superelevasi sebesar 7,9?n 6,2%.
Penyesuaian juga dilakukan pada alinyemen vertikal dengan pembatasan kelandaian maksimum sebesar 5%, sehingga seluruh elemen geometrik telah memenuhi ketentuan Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021. Hasil perencanaan kemudian divisualisasikan dalam model tiga dimensi (3D) yang menggambarkan keterpaduan antara alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan penampang melintang, sehingga memberikan representasi yang lebih jelas terhadap
kondisi geometrik hasil perencanaan.

Kata Kunci: evaluasi geometrik jalan, Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun
2021, AutoCAD Civil 3D, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal,
superelevasi.


Preview