Abstak
ANALISIS BANGKITAN DAN TARIKAN PERJALANAN DI
KABUPATEN BOGOR (Studi Kasus: Kecamatan Tenjolaya, Kecamatan
Tamansari, Kecamatan Ciomas). Kecamatan Tenjolaya, Kecamatan Tamansari,
dan Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor memiliki jumlah luas daerah sebesar
61,74 km2, terbagi menjadi 25 desa, dan 1 kelurahan dengan total kepadatan
penduduk yaitu sebesar 4.819,7 jiwa/km2. Meningkatnya pergerakan arus lalu
lintas menuju dan keluar wilayah, diperkirakan akan menimbulkan beberapa
permasalahan khususnya kemacetan lalu lintas pada ruas-ruas jalan. Penelitian ini
bertujuan untuk membuat model bangkitan dan tarikan yang ditimbulkan oleh tata
guna lahan seperti kawasan pendidikan, puskesmas, perkantoran, penginapan, dan
lain sebagainya yang berada di tiga kecamatan tersebut. MKJI 2017 digunakan
sebagai pedoman pengolahan data untuk metode perhitungan analisis transportasi.
Kemudian menggunakan Trip Generation Manual dan dimodelkan ke dalam
software SATURN. Total bangkitan dari kawasan studi yaitu 4.403,78 trip/jam,
dan total tarikan yaitu 6.165,33 smp/jam. Rancangan persamaan pemodelan
transportasi untuk ketiga kecamatan ini adalah Y = 21,230 – 0,950 (X) dengan
nilai R2 = 0,9687. Tingkat pelayanan jaringan jalan didapatkan indeks pada
rentang A s.d D, dengan rata-rata B, menunjukkan kondisi yang relatif stabil.
Hanya saja di sebagian kawasan masih perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan
infrastruktur jaringan jalan, dan mengupayakan sistem angkutan umum alternatif
yang nyaman dan efisien guna mengalihkan masyarakat dari kendaraan pribadi ke
angkutan umum.
Kata Kunci: Tarikan, bangkitan, traffic counting, dan Kabupaten Bog