Abstak
ABSTRAK
Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah pada dasarnya melakukan pelayanan simpan pinjam dan pembiayaan bagi usaha mikro, kecil dan menengah pada masyarakat. Begitu halnya dengan KSPS Baytul Ikhtiar Bogor yang bertujuan menjadi lembaga keuangan mikro syariah terbaik untuk anggota dan masyarakat serta berdampak positif bagi usaha dan kualitas hidupnya. Dalam melayani anggota – anggota lembaga, petugas lapangan selaku karyawan yang berhubungan langsung dengan anggota dituntut untuk melayani dengan baik dan benar. Namun dalam praktik dilapangan, tidak semua petugas lapangan melayani anggota dengan baik dan benar. Lembaga tidak sedikit menerima informasi – informasi pengaduan dari anggota yang berkaitan dengan pelayanan petugas lapangan. Pengaduan tersebut untuk saat ini sangat bergantung pada pihak kantor cabang, akibatnya terkadang pengaduan tersebut tidak diketahui oleh pihak manajemen yang berujung pada menurunnya jumlah anggota. Jika melihat pada perbandingan jumlah anggota dengan jumlah petugas lapangan, dilihat dari database lembaga terdapat jumlah keseluruhan anggota yaitu 57987 orang di 14 kantor cabang dengan rata – rata 300 orang anggota perkantor cabang. Berbanding jauh dengan jumlah petugas lapangan yaitu sekitar 200 orang diseluruh kantor cabang dengan rata – rata 14 orang perkantor cabang. Maka dari itu, dengan membangun sistem SMS Gateway dengan metode SDLC sebagai langkah perancangan dan pembangunan sistem yang kemudian berfungsi sebagai alat pengelola informasi pengaduan dari anggota, dapat memperlancar pengiriman pengaduan serta penerimaan pengaduan tersebut. Dengan diimplementasikannya sistem SMS Gateway di KSPS Baytul Ikhtiar, akan mengurangi tidak tersampaikannya pengaduan dari anggota, dan mempercepat proses pengaduan yang akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota lembaga.
Kata kunci— SMS Gateway, KSPS Baytul Ikhtiar, Pengaduan, Anggota, Petugas Lapangan.