Abstak
Risman
7001000108
Dapur pemanas adalah salah satu alat untuk memanaskan logam untuk mengerjakan perlakuan panas seperti Hardening, Anealing, Tempering dan normalising. Tungku pemanas disebut juga dapur dapur jominy atau muffel furnace. didalam dapur pemanas ini terjadi pemanasan dari sumber listrik dan dialiri terhadap elemen pemanas hingga suhu meksimum.
Panas telah diketahui dapat berpindah dari satu tempat yang bertemperatur tinggi ke suatu tempat yang bertemperatur yang lebih rendah. Perpindahan panas melalui tiga cara yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Peristiwa berlangsungnya panas berlangsung secara mengalir analogi dengan aliran listrik, maka aliran panas ini dinamakan arus panas. Dimana jumlah panas ini sebagai jumlah tenaga panas persatuan waktu atau daya panas melalui penampang tegak lurus kepada arah arus.
Dapur perlakuan panas yang saya rancang mengunakan daya 2240 Watt dan arus sebesar 9.3 A, dan menggunakan empat elemen pemanas yang terletak sebelah kiri, kanan, atas dan bawah. Untuk dinding saya menggunakan keramik, bata tahan api dan untuk cassing menggunakan besi plat. Sedangkan alat kontrol temperatur menggunakan kobtrol digital dan sensor temperatur menggunakan termokopel tipe K.
Dari data pengujian didapatkan panas yang masuk pada dapur perlakuan panas sebesar q = 2049,81 Watt, rugi-rugi panas pada dinding komposit dengan reverensi rumus-rumus pada buku teknik penukar kalor adalah sebesar q = 1123,12 Watt, dan panas efektif q = 1870.55 Watt, dan efisiensi pemanasan sebesar 91.25 5. Dan perubahan kekerasan suatu bahan baja AISI 4340 pada temperatur 900 C, yang didinginkan dengan udara dengan nilain rata-rat sebesar 33,08 (HRC) sedangkan yang didinginkan dengan air sebesar 34,85 (HRC) dan bahan yang didinginkan dengan oli mempunyai nilai kekerasan 32,74 (HRC).
Dengan data pengujian diatas terlihat jelas perbedaan kekerasan dengan media pendingin yang berbeda, bahan uji yang mendapatkan pendinginan yang cepat kan mempunyai nilai kekerasan yang lebih tinggi.