Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal, ukuran
perusahaan, dan risiko perusahaan terhadap nilai perusahaan pada subsektor
pertambangan logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Struktur modal diukur dengan debt to equity ratio (DER), ukuran perusahaan diukur
menggunakan logaritma natural total aset (Ln Aset), dan risiko perusahaan diukur
menggunakan beta saham. Nilai perusahaan sebagai variabel dependen diukur
dengan price to book value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda yang diuji secara parsial
(uji t). Perusahaan yang diteliti merupakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia, data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan pertambangan
mineral dan logam yang terdafar yang dipilih dengan metode purposive sampling
selama periode 2020 hingga 2024. Tujuan dari pemilihan metode ini adalah untuk
menguji seberapa besar pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap nilai
perusahaan secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal
(DER) dengan nilai t-hitung sebesar 0,677 dengan nilai signifikan 0,503 tidak
berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan (Ln Aset)
dengan nilai t hitung sebesar -5,846 dengan nilai signifikan 0,00 memiliki pengaruh
negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, risiko perusahaan
yang diukur melalui beta saham memiliki nilai t-hitung 2,532 dengan nilai
signifikan 0,017 berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.
Temuan ini mengindikasikan bahwa investor dalam sektor pertambangan logam
dan mineral lebih mempertimbangkan risiko pasar dan ukuran perusahaan dalam
pengambilan keputusan investasi, dibandingkan dengan struktur permodalan
perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
pengambilan keputusan keuangan perusahaan serta memberikan gambaran bagi
investor mengenai faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan.
Kata Kunci: Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Risiko Perusahaan, Nilai
Perusahaan.