Abstak
PENDIDIKAN INKLUSI DALAM PEMBELAJARAN PAI DENGAN
STRATEGI DEEP LEARNING DI SMA NEGERI 2 KOTA BOGOR
Saila Halimatu Zahra
Universitas Ibn Khaldun Bogor, Pendidikan Agama Islam
211105011307
saila.halimatuzahra@gmail.com
Latar belakang penelitian ini merupakan penerapan pendidikan inklusi dalam
pembelajaran PAI di sekolah formal, yang dimana pendidikan inklusi merupakan
pendidikan yang memeberikan kebebasan kepada seluruh peserta didik baik yang
reguler maupun yang disabilitas. Pendidikan inklusi merupakan pendidikan yang
berkolaborasi dengan seluruh siswa yang normal dengan pengandang disabilitas
tanpa memandang fisik, intelektual, sosial emosional, atau kondisi lainnya. Sekolah
SMA Negeri 2 merupakan sekolah formal yang menerapkan pendidikan inklusif,
yang dimana memberikan kebebasan untuk siapa saja yang mau belajar. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan Inklusi dan
strategi yang efektif digunakan guru PAI dalam pendidikan inklusi di Sekolah SMA
Negeri 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan hasil sumber data guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru
bimbingan konseling, teman sekelas anak disabilitas dan anak disabilitas. Penelitian
ini dilakukan di Sekolah SMA Negeri 2 Kota Bogor, Jawa Barat. Hasil dari
penelitian ini dalam penerapan pendidikan inklusi menggunakan prinsip dan konsep
pendidikan inklusi. Konsep pendidikan inklusi menggunakan konsep kebebasan
dan kesetaraan kepada seluruh siswa baik yang reguler maupun yang disabilitas.
Adapun prinsipnya menggunakan prinsip permendiknas RI No. 70 Tahun 2009,
merupakan pendidikan yang dimana pesera didik disabilitas yang memiliki kelainan
dan memiliki potensi kecerdasan istimewa mengikuti pembelajaran dalam
lingkungan yang sama dengan anak normal dalam kelas. Strategi yang efektif
digunakan guru PAI di SMA Negeri 2 mengunakan pendekatan deep learning, yang
dimana memiliki tiga elemen pendekatan untuk proses belajar siswa dengan cara
lebih sadar ( mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful), dengan
adanya tiga strategi tersebut pembelajaran bisa menjadi efektif dalam kelas inklusi.
Kata Kunci: Pendidikan Inklusi, Penerapan Pendidikan Islam, Strategi
pendidikan agama Islam