Abstak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan pendidikan seksualitas
yang sesuai dengan nilai-nilai Islam di tengah perkembangan media sosial sebagai sumber
informasi bagi remaja. Akun Instagram @taulebih.id hadir sebagai salah satu media
dakwah digital yang mengangkat isu pendidikan seksualitas berbasis Islam. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi tema-tema pendidikan seksualitas serta menganalisis
representasi nilai-nilai Islam dalam konten akun Instagram @taulebih.id. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi dan teori
representasi Stuart Hall. Objek penelitian berupa 17 konten feed/carousel yang dipilih dari
35 konten yang dipublikasikan pada periode Oktober–Desember 2025 menggunakan teknik
purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema-tema yang
direpresentasikan meliputi pubertas, aurat, adab pergaulan laki-laki dan perempuan,
kekerasan seksual, serta edukasi tubuh (body awareness). Adapun nilai-nilai Islam yang
direpresentasikan mencakup haya' (rasa malu yang terpuji), iffah (menjaga kehormatan
diri), amanah dalam menjaga tubuh, menjauhi zina, menutup aurat, serta menjaga batasan
interaksi (ikhtilath). Representasi nilai-nilai tersebut dibangun melalui perpaduan bahasa
verbal, visual, simbol, dan narasi dakwah sehingga memaknai pendidikan seksualitas
sebagai bagian dari pembentukan karakter, perlindungan diri, dan pengamalan ajaran Islam.
Penelitian ini menunjukkan bahwa akun Instagram @taulebih.id merepresentasikan
pendidikan seksualitas secara komunikatif, kontekstual, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam
sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan dakwah digital bagi remaja.
Kata kunci: analisis konten, pendidikan seksualitas, nilai Islam, representasi, Instagram.