Abstak
Masalah pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah plastik semakin
menjadi perhatian global. Plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate)
merupakan salah satu jenis plastik yang banyak digunakan, terutama untuk kemasan
botol minuman. Oleh karena itu, proses daur ulang plastik menjadi solusi yang
efektif untuk mengurangi dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan.
Dalam Analisa skripsi ini peneliti melakukan analisis pada, pisau pemotong pada
mesin pencacah yang memiliki peran krusial karena menentukan efisiensi dan
kualitas hasil cacahan. Pisau pemotong berbahan HSS (High Speed Steel) dipilih
karena memiliki sifat mekanis yang unggul, seperti kekerasan, ketangguhan, dan
ketahanan aus yang baik. Mesin pencacah plastik tipe crusher memiliki mekanisme
kerja yang mengandalkan gaya potong seperti gunting. Dimensi mesin yang
digunakan dalam penelitian ini adalah 400x300x760 mm dengan daya motor listrik
1,5 HP dan putaran 1500 rpm. Dengan spesifikasi tersebut, analisis terhadap
performa pisau pemotong sangat penting untuk memastikan mesin dapat bekerja
secara optimal. Hasil analisa diperoleh mata pisau yang digunakan jenis mata pisau
tipe crusher menggunakan pemotong gunting dengan sudut 35 derajat kapasitas 7
kg/jam, dari analisa gaya yang didapat dari mesin pencacah ini F = 630,9 N, Torsi
pisau T = 56,78 Nm, Daya P = 1,12 KW, Torsi Motor T=7,130 N.m, Momen Puntir
T = 752,331 Kgf.mm, Kecepatan Putaran Potong V1 = 1,96 m / s, Kecepatan Hasil
Pemotongan V2 = 117,62 m / Min. Dengan demikian hasil penelitian dan analisa
keseluruhan dari mesin pencacah menunjukkan sangat efisien mengunakan jenis
mata pisau HSS karena hasil cacahan lebih optimal dibandingkan dengan jenis mata
pisau baja AISI 1045.
Kata kunci: Crusher, Pisau Pemotong, Gaya Pemotong, Torsi dan Daya.