Abstak
Al-Qur’an merupakan sumber utama dalam pendidikan Islam. Peserta didik harus memiliki
kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Hal yang melatar belakangi
penelitian ini adalah fenomena di lapangan terdapat perbedaan nilai pada peserta didik yang
lebih intens mengikuti kegiatan di TPA. Perkembangan membaca Al-Qur'an nya lebih baik
dibandingkan dengan mereka yang tidak intens dalam mengikuti TPA. Oleh karna itu TPA
menjadi sarana untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuannya dalam
membaca Al-Qur’an. Fokus utama penelitian ini adalah intensitas peserta didik mengikuti
TPA dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kelas IV MI Al-Hasanah.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Menggambarkan intensitas peserta didik yang mengikuti
TPA.(2)Mengetahui kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik kelas IV setelah
mengikuti TPA.(3)Mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di TPA dan di MI Al-Hasanah. Adapun
metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini
yaitu:(1)Intensitas peserta didik kelas IV MI Al-Hasanah dalam mengikuti TPA tergolong
cukup tinggi, terdapat 12 peserta didik yang intens dan 4 peserta didik yang tidak intens
mengikuti TPA.(2)Terdapat 12 peserta didik yang intens mengikuti TPA mahir membaca
Al-Qur'an terutama pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Al-Hasanah, Sedangkan
4 peserta didik yang tidak intens mengikuti TPA masih terbata-bata membaca Al
Qur’an.(3)Faktor pendukung dari internal yaitu minat, 12 peserta didik yang mempunyai
keinginan untuk menghafal, memahami hukum tajwid serta mendapat dukungan dari
orangtua, sebagian peserta didik berjumlah 4 mengalami kesulitan fokus akibat kecanduan
bermain game, kemalasan, dan rendahnya dukungan orangtua dan motivasi belajar.
Kata Kunci: Peserta didik, Taman Pendidikan Al-Qur’an,?Kemampuan?Membaca?
Al-Qur’an