Abstak
ABSTRAK
Mesin merupakan kesatuan dari berbagai komponen yang selalu berkaitan
dengan elemen-elemen mesin yang bekerja sama satu dengan yang lainnya secara
kompak sehingga menghasilkan suatu rangkaian gerakan yang sesuai dengan apa
yang sudah direncanakan. Tujuan penelitian ini ialah mengasihkan rancang bangun
alat uji simulasi kesetimbangan rotor untuk mengetahui getaran pada bearing dan
kestimbangan pada rotor . Dalam penelitian ini didapat perhitungan secara teoritis
pada rancang bangun, yaitu poros dan bearing dengan diameter 19mm, puli
berdiameter 19 mm dan 14 mm dengan sabuk v belt standar terpilih adalah A46
dengan Lpitch 46,9 inch. Dan dimana dilakukan pengukuran alat uji simulasi
kesetimbangan rotor dengan 2 pengukuran yaitu mengetahui nilai getaran pada
bearing dengan variasi putaran poros dan kesetimbangan disc. Alat uji simulasi
kesetimbangan rotor didapatkan hasil pengukuran getaran maksimal terdapat pada
bearing B sebesar 7,8 mm/s posisi horizontal, getaran minimal terdapat pada
bearing A sebesar 7,5 mm/s posisi vertikal. Dari hasil perhitungan secara manual
atau teoritis didapatkan nilai safety factor sebesar 65,9 . Nilai safety factor ini
termasuk dalam kategori aman. Sehingga mekanisme ini aman digunakan pada alat
uji simulasi kesetimbangan rotor, yaitu nilai safety factory 65,9 MPa lebih besar
dari yang terdapat pada simulasi (FEM), nilai momen lentur secara teoritis 1,564
Nm lebih kecil dari nilai 1,565 Nm terhadap simulasi (FEM) dan nilai teoritis
minimum shear force sebesar 10,93 N lebih besar dari nilai 31,3 N nilai simulasi.
Dapat disimpulkan besar kecilnya getaran pada bearing yang dilakukan didapat
hasil bahwa semakin tinggi putaran mesin, semakin tinggi pula getaran yang terjadi.
Kata kunci : bearing, getaran, kesetimbangan rotor, FEM