Abstak
Anemia pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan yang sering
dijumpai dan berdampak untuk kesehatan ibu dan janin. Anemia pada
kehamilan terjadi jika kadar hemoglobin ibu hamil ? 11 gr/dL pada trimester I
dan III, sedangkan < 10.5 gr/dL pada trimester II. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pekerjaan, umur kehamilan,
paritas, kepatuhan minum tablet Fe dan penyakit infeksi dengan kejadian
anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gang Kelor. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang bertempat tinggal di Wilayah Kerja
Puskesmas Gang Kelor, dengan sampel sebanyak 72 responden dengan
mengggunakan teknik proportional random sampling dari masing-masing
kelurahan. Instrumen pada penelitian ini meliputi kuesioner, alat cek Hb digital
dan Buku KIA. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square.
Ibu hamil yang mengalami kejadian anemia sebanyak 18,1%. Terdapat
hubungan yang signifikan antara pendidikan dan kepatuhan minum tablet Fe
dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p-value < 0,05). Sedangkan pekerjaan,
umur kehamilan, paritas dan penyakit infeksi tidak ada hubungan dengan
kejadian anemia pada ibu hamil (p-value > 0,05). Pendidikan dan kepatuhan
minum tablet Fe berperan penting terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.
Sehingga perlu untuk meningkatkan edukasi kepada ibu hamil mengenai
dampak dan pencegahan anemia, serta mendorong kepatuhan dalam minum
tablet Fe secara rutin, melalui adanya program pembinaan dan pemantauan
berkelanjutan guna mengoptimalkan pencegahan anemia pada ibu hamil.
Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil, Pendidikan, Kepatuhan Tablet Fe