Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan pengurangan
emisi Gas Rumah Kaca (GHG) terhadap kepatuhan pengungkapan sustainability
report dan praktik akuntansi lingkungan pada perusahaan energi di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada
empat perusahaan energi yang telah diwajibkan menerapkan kebijakan
pengurangan emisi GHG. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 14
informan kunci serta analisis sustainability report dan dokumen perusahaan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengurangan emisi GHG mendorong
perubahan signifikan dalam struktur, konten, dan kualitas pengungkapan
sustainability report, termasuk adopsi standar internasional seperti GRI dan TCFD.
Selain itu, ditemukan transformasi dalam praktik akuntansi lingkungan, seperti
pengembangan sistem akuntansi karbon, integrasi biaya karbon ke dalam
pengambilan keputusan keuangan, dan peningkatan pengungkapan liabilitas
lingkungan. Namun, tantangan masih dihadapi dalam hal keterbatasan data, sumber
daya, dan kesiapan teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap
literatur akuntansi lingkungan serta implikasi praktis bagi perusahaan dan regulator
dalam meningkatkan efektivitas kebijakan pengurangan emisi GHG dan
transparansi pelaporan keberlanjutan.
Kata Kunci: Emisi GHG, Sustainability Report, Akuntansi Lingkungan, TCFD,
Perusahaan Energi, Kepatuhan Regulasi.