Abstak
Fenomena kemerosotan akhlak sosial yang terjadi pada masyarakat
kontemporer menjadi salah satu persoalan yang semakin memprihatinkan.
Perkembangan teknologi yang tidak diimbangi dengan penguatan nilai-nilai moral,
meningkatnya individualisme, materialisme, hedonisme, serta menurunnya
kepedulian sosial telah menyebabkan berbagai bentuk degradasi moral dalam
kehidupan bermasyarakat. Dalam konteks tersebut, Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup umat Islam menawarkan konsep pendidikan akhlak yang dapat dijadikan
landasan dalam membentuk karakter individu dan kehidupan sosial yang lebih baik.
Salah satu surah yang memuat nilai-nilai pendidikan akhlak adalah QS. Al-Lail,
khususnya ayat 5–11.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penafsiran QS. Al
Lail/92:5–11 terkait pendidikan akhlak, merumuskan nilai-nilai pendidikan akhlak
yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis relevansinya terhadap
pembentukan akhlak sosial masyarakat kontemporer. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir
maudhu’i (tematik). Sumber data primer berupa QS. Al-Lail/92:5–11 beserta kitab
kitab tafsir yang relevan, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku,
jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan tema penelitian. Teknik
analisis data dilakukan melalui metode content analysis dan deskriptif-analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Lail/92:5–11 mengandung
nilai-nilai pendidikan akhlak yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu akhlak
mahmudah (terpuji) dan akhlak mazmumah (tercela). Akhlak mahmudah yang
terkandung dalam ayat tersebut meliputi sifat dermawan, ikhlas, bertakwa, optimis,
serta meyakini janji Allah SWT. Adapun akhlak mazmumah yang harus dihindari
meliputi sifat kikir, merasa tidak membutuhkan Allah (istighna’), dan mendustakan
kebenaran. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat terhadap pembentukan
akhlak sosial masyarakat kontemporer, terutama dalam menghadapi berbagai
tantangan moral seperti individualisme, krisis empati sosial, materialisme, dan
melemahnya integritas moral. Implementasi nilai-nilai pendidikan akhlak dalam
QS. Al-Lail/92:5–11 dapat menjadi landasan dalam membentuk pribadi yang
religius, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, berintegritas, serta mampu
mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadaban. Dengan demikian,
pendidikan akhlak yang terkandung dalam QS. Al-Lail/92:5–11 memiliki
kontribusi yang signifikan dalam menjawab tantangan moral masyarakat modern
dan memperkuat pembentukan karakter sosial yang berlandaskan nilai-nilai Al
Qur’an.
Kata Kunci: Pendidikan Akhlak, QS. Al-Lail/92: 5–11, Tafsir Maudhu’i, Akhlak
Sosial, Masyarakat Kontemporer.