Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Program Studi AKUNTANSI
Judul PERANAN ANGGARAN BELANJA RUTIN DALAM PELAKSANAAN PENGENDALIAN KEGIATAN UNTUK OPTIMALISASI DAN EFESIENSI ANGGARAN PADA BPPT
Tahun 2012
Tanggal Input 03 Oct 2025, 15.09



Abstak

GADIS ELMIAH
07213210348


Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) adalah lembaga pemerintah
non-departemen yang berada dibawah koordinasi Kementerian Negara Riset dan
Teknologi yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang
pengkajian dan penerapan teknologr yang terletak di jalan M.H. Thamrin No. I
Jakarta.
Permasalahan yang terjadi pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
adalah bagaimana menganalisis pelaksanaan anggaran dan realisasi anggaran dalam
penyusunan pelaksanaan anggaran agar optimal dan efisien. Untuk kepentingan
pembahasan masalah tersebut, maka penulis membuat perbandingan antara anggaran
dan realisasi anggaran tahun 2005 dan 2006.
Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif. Untuk
memperoleh data dan informasi yang diperlukan maka penulis melakukan penelitian
terhadap unit analisis pada BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi)
dengan cara interview dan mengambil data pada bagian keuangan.
Berdasarkan hasil analisis dalam penyusunan anggaran dan realisasi, penulis
mengetahui bahwa Penyusunan anggaran pada BPPT (Badan Pengkajian dan
Penerapan Tekhnologi) sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Perusahaan
menaati peraturan dan kebijakan yang telah di tetapkan oleh perusahaan.
Kebutuhan belanja rutin BPPT selalu mengalami gejolak yang berfluktuasi, dimana
satu mata anggaran yang nilai flaponnya tinggi pada suatu periode bisa saja
mendapatkan dana flapon yang lebih rendah atau bahkan lebih tinggi dari tahun
anggaran periode tersebut. Maka alokasi anggaran kegiatan harus dilakukan dengan
cara penetapan anggaran yang berorientasi program supaya tepat sasaran dan sesuai
apa yang telah dianggarkan. Selain itu perencanaan juga harus memperhatikan
kemungkinan penyesuaian anggaran belanja rutin dengan adanya kegiatan proyek
baru dan untuk menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut setelah proyek berakhir.
Dengan dilakukannya evaluasi kegiatan ini merupakan suatu tinjauan hasil kerja
yang nyata untuk menentukan apakah suatu tujuan dari hasil keseluruhan mata
anggaran telah tercapai.