Abstak
Peneliti melakukan survey pengamatan di Rumah Sakit Islam Bogor
diketahui bahwa rasio antara jumlah dokter dengan jumlah pasien di Poliklinik rata
rata sebanyak 1 : 1.768. Hal tersebut dapat mengakibatkan lamanya waktu tunggu
yang diperlukan pasien saat mengantri untuk mendapatkan pelayanan poliklinik.
Berdasarkan hasil observasi awal terhadap 12 orang pasien di Poliklinik
Jantung Rumah Sakit Islam Bogor, diketahui 4 orang pasien memiliki waktu tunggu
pelayanan rawat jalan sesuai standar ? 60 menit dan 8 orang pasien memiliki waktu
tunggu yang lebih dari standar yaitu > 60 menit. Berdasarkan uraian tersebut maka
penulis tertarik untuk melakukan penelitian terkait. “Gambaran Kepuasan Pasien
Rawat Jalan Peserta BPJS Di Rumah Sakit Islam Bogor Pada Tahun 2022.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain
deskriptif. Penelitian descriptive adalah penelitian yang didalamnya tidak ada
analisis hubungan antara variabel, tidak ada variabel bebas dan terkait, bersifat
umum yang membutuhkan jawaban dimana, kapan, berapa banyak, siapa dan
analisis statistik yang digunakan adalah deskriptif (Martono, 2010).
Hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan pada bab-bab
sebelumnya,kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah Gambaran
tingkat kepuasan pasien pada dimensi tangibles,dimensi reliability,dimensi
responsiveness, dimensi empathy seebagian besar memiliki tingkat kepuasan sangat
memuaskan (84,0%,100,0%,97,0%,100,0%).dimensi yang kurang memuaskan
adalah dimensi assurance (54,0%).
Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Rawat Jalan, BPJS Kesehatan, Kualitas Pelayanan,
SERVQUAL
Referensi : 6 buku, 23 jurnal, 5 skripsi, 5 disertasi, 3 peraturan