Abstak
Uga Sri Rahayu
171105120819
Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui dalam perencanaan dan
pengelolaan sistem irigasi. Mengingat bahwa DI Cisadeng II yang terletak di Kec.
Leuwisadeng Kab, Bogor mengalami perluasan areal lahan sawah dari 32 ha menjadi
42 ha, maka perlu dilakukan suatu analisis kebutuhan air untuk mendapatkan besarnya
debit kebutuhan air irigasi pada daerah irigasi tersebut. Oleh karena itu, tujuan
penelitian ini adalah untk menganalisis kebutuhan air irigasi. Metode penelitian ini
menggunakan dua cara yaitu perhitungan dengan cara manual (konsep KP-01) dan
perhitungan menggunakan aplikasi CROPWAT version 8.0. Pada penelitian ini
penulis membandingkan hasil dari dua perhitungan tersebut. Dari hasil penelitian,
besar kebutuhan air irigasi pola tanam padi-padi dengan awal pengolahan lahan pada
Bulan November, dengan perhitungan manual (konsep KP-01) menggunakan metode
Penman modifikasi minimum dan maksimumnya adalah 1,28 – 5,72 lt/dt/ha
sedangkan menurut perhitungan CROPWAT Version 8.0, adalah sebesar 0,83 – 2,98
lt/dt/ha. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perhitungan dengan kedua
metode tidak memberikan nilai yang terlalu berbeda. Selain itu, dari hasil perhitungan
debit andalan, penggunaan metode CROPWAT Version 8.0, memberikan nilai yang
lebih akurat.
Kata kunci: Irigasi, Kebutuhan air, Perhitungan Manual (KP-01), CROPWAT Version 8.0