Abstak
Masalah penjualan sebagai salah satu sumber pendapatan perusahaan perlu
mendapatkan perhatian besar. Perusahaan harus mendapatkan kepastian tentang
peterimaan hasil penjualannya, kareaa hal ini secara langsung dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan. Laba tidak lranya dapat dicapai dengan peningkatan
jumlah persediaan barang atau jasa, tetapi peningkatan ini harus diikuti pula dengan
peningkatan penjualan" Saat ini perusahaan yang sedang berkembang menuntut
pengflmanan yang lebih profesional dibidang rnanajemen. trvlanajemen perusahaan
harus menelusur struktur pengendalian dalam rangka membantu perusahaan untuk
mencapai fujuan yang diinginkan. Tujtran utama pengendalian intem adalah untuk
mengamankan dan melindungi baik catatan aktiva perusahaan serta untuk
menghasilkan data yang andal yang dapat digunakan untuk nrengambil kepltusan
Penggunaan jasa auditor intern adalah untuk memeriksa laporan keuangan dan
catatan akuntansi perusahaan apakah telah sesuai dengan standar aktrntansi keuangan,
uatuk rnengetahui penyimpangan dat kecurangan yang ditemukan dan juga untuk
mengetahui kelemahan pada struktur pengendalian intern, beserta sasaran-sasaran
perbaikan yang dapat digunakan pertimbangan dalam pengambilan keputusan bagi
pihak manajemen.
Adaprn tujuan penelitian ini adalah l). Untuk mengetahui apakah terdapat
pengendalian intern yang baik dalam perensaflaan dan pelaksanaan piutang,2) Untuk
mengetahui prosedur pemeriksaan audit terhadap pengendalian piutang, 3) Unhrk
mengetahui pengaruh audit terhadap efektifitas piutang perusahaan. Jeais penelitian
yang digunakan adalah deskriptif (analisis) detgan metode penelitiannya adalah studi
kasus. Sedangkan teknik penelitian yaitu non statistik obsenzsi.
hasil dari pernbahasan BAB IV secara keseluruhan adalah: 1}. Perusahaan
mempunyai sistem pengendalian intern ymg baik daiam transaksi peqjqalan kredit,
dari mulai pesatran dari konsumen hingga pencatatan pelunasan, dengan demikian
segala bentuk penyimpangan ataupun kesalahan dapat dihindari, Z). Terdapat
beberapa temuan ketika dilakukan pengujian substantif, ada perbedaan jumlah
piutang yang tertsra pada Neraca dengan ketika ditelus*ri kedalam Buku Besar
melalui prosedur audit awal, dilihat dari perhitungpn rasio yang digunakan
pengendalian intern yang baik ternyata tidak rnenjamin kondisi yaag traik dilapangan,
3). Perusahaan telah menerapkan standar akturtansi keuangan yang berlaku dalam
penyusunan piutang pada neraca dari trulai pencatatan piutang, peagakuan piutang
basis akuntansi yang digunakan, penilaian piutang. Dari hasil penelitian dapat
diketahui bahwa peoerapa$ sistem yang baik perlu meudapatkan pengawasa{r seanra
periodik untuk menrastikan bahwa tujuan perusahaan telah @alan dengan sesriai.