Abstak
Abdul Azis
191107011113
MSDs adalah gangguan yang dirasakan seseorang pada bagian otot skeletal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor individu dan faktor pekerjaan dengan keluhan MSDs pada pekerja di CV. Indra Jaya Teknik Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode analitik dengan desain penelitian crosssectional, populasi penelitian sebanyak 100 orang dan sampel sebanyak 55 orang dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling, instrumen menggunakan kuesioner REBA, RULA dan NBM serta analisis data menggunakan uji analisis chisquare. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan terdiri dari faktor individu usia (p-value=0,01), masa kerja (p-value=0,02), kebiasaan merokok (p-value=0,00), kebiasaan olahraga (p-value=0,00), IMT (pvalue=0,01) dan faktor pekerjaan postur kerja dengan keluhan MSDs (p-value=0,01) sedangkan, variabel yang tidak berhubungan terdiri dari faktor individu jenis kelamin (p-value=0,47) dan faktor pekerjaan beban kerja fisik (p-value = 0,22). Kesimpulan faktor individu semakin bertambah usia, lama masa kerja, sering merokok, tidak rutin olahraga dan tidak menjaga berat badan maka akan meningkatkan risiko MSDs dan faktor pekerjaan semakin sering postur tubuh salah saat bekerja maka meningkatnya risiko MSDs. Saran membuat kawasan khusus merokok dan kebijakan olahraga yang bersifat ringan bagi pekerja di CV. Indra Jaya Teknik.
Kata Kunci : Individu, pekerjaan, keluhan dan MSDs