Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul PERENCANAAN BIORETENSI DI KAWASAN GELORA BUNG KARNO, JAKARTA
Tahun 2017
Tanggal Input 20 Oct 2025, 10.43



Abstak

Galih Sadewa
131105120238
Jakarta merupakan kota dengan jumlah penduduk terpadat ke-9 di dunia. Penggunaan air tanah merupakan alternatif untuk mendapatkan air bersih, tetapi pengambilan air tanah tidak diimbangin dengan pengisian ulang air tanah. Akibatnya, tanah di Jakarta mengalami penurunan, dan berpotensi besar mengalami intrusi air laut. Salah satu upaya untuk mencegah intrusi air laut adalah pengisian ulang kembali air tanah dengan memanfaatkan limpasan air hujan. Kawasan GBK yang dikelilingi oleh gedung pencakar langit yang merupakan pusat kegiatan bisnis dan memiliki ruang terbuka hijau mencapai 70?ri luas kawasan. Air tanah di kawasan ini dapat ditemukan pada kisaran 20 m sampai 30 m. Upaya yang dapat dilakukan adalah membuat model bioretensi. Selain mengurangi limpasan permukaan yang diakibatkan oleh hujan, juga dapat meresapkan air kedalam tanah dan mengisi pori pori tanah. Area GBK dibagi dalam 12 zona dan dilakukan analisis debit limpasan dengan metode rasional (Q1) dan menghasilkan debit limpasan sebesar 32,63 m3/detik. Selanjutnya dilakukan analisis kapasitas drainase eksisting (Q2) pada zona tersebut dengan persamaan Maning. Berdasarkan analisis
perbandingan antara Q1 dengan Q2 diperoleh zona yang memerlukan bioretensi,
yaitu zona A, zona F, zona I, zona J, zona K, dan zona L. Kapasitas bioretensi diperoleh berdasarkan data air yang melimpas dari drainase. Terdapat dua model bioretensi yaitu dengan ukuran lebar 4 m dan 2 m.
Kata kunci: Hujan, Bioretensi, Debit limpasan, Drainase, Penggunaan lahan.


Preview