Abstak
Perkembangan dunia industri yang semakin pesat memberikan dampak positif
terhadap pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan
berbagai permasalahan lingkungan akibat aktivitas operasional perusahaan. Salah
satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk meminimalkan dampak negatif
tersebut adalah dengan menerapkan green accounting serta meningkatkan
environmental performance secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui seberapa besar pengaruh green accounting dan environmental
performance terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur subsektor
consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024.
Metode pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling dengan
metode analisis regresi linear berganda, sehingga diperoleh sampel penelitian
sebanyak 60 data yang diolah selama periode 2020–2024. Penelitian ini
menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan,
laporan keberlanjutan, serta data peringkat PROPER yang dipublikasikan oleh
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Alat analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah SPSS versi 27. Hasil penelitian menggunakan analisis
regresi linear berganda menunjukkan bahwa: (1) Green accounting tidak
berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan, (2) Environmental
performance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan
perusahaan, (3) secara simultan green accounting dan environmental performance
berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Kata kunci: Green accounting, Environmental performance, Kinerja keuangan,
ROA, PROPER.