Abstak
WahyuNugroho
11215110972
Jalan merupakan salah satu kebutuhan yang vital bagi transportasi khususnya diperkotaan yang sedang berkembang dan padat penduduk serta kendaraan seperti Kota Bogor. Dengan semakin berkembangnya tingkat pelayanan sarana dan prasarana transportasi seperti Jalan Tol dan moda transportasinya menjadikan sebuah tuntutan dari masyarakat kepada pemerintah Kota Bogor untuk memberikan pelayanan yang lebih baik demi kelancaran arus lalu lintas dari dan ke Kota Bogor dan sekitarnya. Untuk itu Perencanaan Jalan Frontage atau R2 yang parallel dengan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) sepanjang Simpang Sholeh Iskandar hingga Sentul Selatan menjadi sebuah jalan Arteri. Di samping di sekitar Jalan Simpang Sholeh Iskandar menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan pemukiman komersial seperti pembangunan Apartemen dan Kawasan Olympic City sehingga jalan Frontage atau R2 tersebut menjadi sangat vital bagi kelancaran transportasi pengguna kawasan tersebut khususnya. Pembangunan jalan baru pada 2 jalur frontage yaitu Utara dan Selatan membutuhkan perhitungan-perhitungan untuk pekerjaan galian dan timbunan tanah serta penentuan perkerasan jalan yang efektif dan efisien dengan memperhatikan mutu, biaya serta waktu pengerjaan. Material merupakan suatu bahan yang menjadi peranan utama dalam menyelesaikan suatu pengerjaan konstruksi. Dalam tugas akhir ini akan dibahas nilai perencanaan anggaran biaya menggunakan perkerasan kaku (rigid). Panjang jalan rencana Jalan arteri sekunder R2 atau Frontage adalah 7.160,873 m. Pembuatan jalan R2 atau Frontage (Utara Selatan dan Selatan– Utara) ini berguna untuk pengguna kendaraan yang akan menuju Jakarta dari arah Kabupaten Bogor atau sebaliknya tanpa melalui Jalan Tol BORR. Dari hasil analisa yang didapat untuk perkerasan kaku rencana
anggaran biayanya sebesar Rp.51,734,449,515.55.
Kata kunci: Frontage/ R2, perkerasan kaku, rencana anggaran biaya