Abstak
NURMARIANISTANTI
12213210242
Return On Asset (ROA) merupakan salah satu indikator untuk mengukur
kinerja keuangan perusahaan dan merupakan rasio profitabilitas yang digunakan
untuk mengukur efektifitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dengan
memanfaatkan total asset yang dimilikinya.
Sebagai elemen dari asset, aktiva tetap, piutang dan persediaan memiliki
peranan yang penting dalam sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana pengaruh perputaran aktiva tetap, piutang dan persediaan
terhadap profitabilitas yang diukur melalui Return On Asset (ROA) baik secara
simultan maupun parsial
Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan industri otomotif yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010-2014. Metode pengambilan
sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 10 (sepuluh)
perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan
adalah analisis regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian secara simultan atau uji F, variabel perputaran
aktiva tetap, piutang dan persediaan berpengaruh signifikan terhadap RoA dengan
nilai signifikasi sebesar 0,004 < 0,05. Sedangkan secara parsial atau uji t, variabel
perputaran aktiva tetap berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan
nilai signifikasi sebesar 0,001 < 0,05. perputaran piutang berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap RoA dengan nilai signifikasi sebesar 0,257 > 0,05, sedangkan
variabel perputaran persediaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA
dengan nilai signifikasi sebesar 0,535 > 0,05.
Kata Kunci: Perputaran Aktiva Tetap, Perputaran Piutang, Perputaran Persediaan,
ROA (Return On Assets)