Abstak
Petugas cleaning service di rumah sakit memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan
kerja dan penyakit akibat kerja karena dapat berisiko terpapar bahan berbahaya dan
infeksius. Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan langkah penting untuk
melindungi diri dari risiko tersebut, namun masih ditemukan petugas cleaning
service yang belum patuh dalam penggunaanya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD
pada petugas cleaning service di Rumah Sakit Medika Dramaga Bogor tahun 2025.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional.
Populasi penelitian adalah seluruh petugas cleaning service dengan jumlah sampel
sebanyak 38 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan
berupa kuesioner mengenai pengetahuan, sikap, dan kepatuhan penggunaan APD.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square
dengan tingkat kemaknaan (?) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (86,8%), sikap positif
(89,5%), dan tingkat kepatuhan tinggi (78,9%). Hasil uji statistik dengan chi
square menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki hubungan yang
signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD (p = 0,004) dan
antara sikap dengan kepatuhan penggunaan APD (p = 0,032). Berdasarkan
penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan pengetahuan dan sikap
dengan kepatuhan penggunaan APD. Disarankan kepada rumah sakit untuk
meningkatkan program pelatihan dan pengawasan penggunaan APD secara berkala
pada petugas cleaning service untuk mendukung kepatuhan dalam penggunaan
APD guna menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Kata kunci: cleaning service, pengetahuan, sikap, kepatuhan, Alat Pelindung Diri.