Abstak
EVALUASI PENINGKATAN RUAS JALAN BENDUNGAN-SUKABIRUS.
Perkerasan jalan adalah konstruksi yang dibangun diatas lapisan tanah dasar
(subgrade) yang berfungsi untuk menopang beban lalu lintas. Penilaian kondisi
permukaan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan jenis program
revaluasi perkerasan jalan yang perlu dilakukan. Metode yang dapat digunakan
dalam melakukan penilaian kondisi jalan serta merancang perkerasan jalan adalah
metode Bina Marga. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai kondisi
ruas jalan dan tebal perkerasan jalan Bendungan-Sukabirus berdasarkan metode
tersebut. Tahapan yang dilakukan adalah penelitian lapangan dengan data primer
berupa hasil survey kerusakan jalan. Urutan prioritas penanganan jalan dengan
metode Bina Marga didasarkan pada rentang nilai 0 sampai lebih dari 7. Hasil
evaluasi kondisi ruas jalan Bendungan-Sukabirus dengan metode Bina Marga
ternyata menghasilkan penilaian kondisi ruas jalan tersebut masih dalam kondisi
wajar namun memerlukan pemeliharaan dan perbaikan. Perkerasan jalan
Bendungan-Sukabirus menggunakan jenis perkerasan lentur berdasarkan volume
LHR yang ada dengan jenis bahan yang di pakai yaitu laston (Surface Course),
batu pecah CBR 80% (Base Course), sirtu CBR 50 % (Sub Base Course). Dengan
perhitungan didapatkan dimensi dengan tebal dari masing-masing lapisan yaitu
Surface Course 5 cm, Base Course 20 cm dan Sub Base Course 15 cm.
Kata kunci: Penilaian kondisi jalan, Bina Marga, Tebal perkerasan lentur.