Abstak
Penelitian ini membahas strategi ice breaking dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.
Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam
di MAN 1 Kota Bogor masih berlangsung dalam suasana yang kurang menarik karena dua
pendidik belum banyak menerapkan variasi ice breaking. Fokus utama penelitian adalah
mendeskripsikan pelaksanaan strategi ice breaking, kelebihan dan kekurangannya, serta
manfaatnya terhadap suasana pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana
pelaksanaan strategi ice breaking, apa saja kelebihan dan kekurangannya, serta manfaat
penerapannya dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas XI MAN 1 Kota Bogor.
Subjek penelitian adalah pendidik dan peserta didik kelas XI, dengan metode kualitatif dan
pendekatan deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan strategi ice breaking
dilakukan dengan tiga bentuk strategi sederhana, yaitu tepuk ritmik, tes konsentrasi, tes fokus
kata kunci. Strategi ini memiliki kelebihan dalam menciptakan suasana kelas yang lebih hidup,
dan menjaga konsentrasi, namun kekurangannya terletak pada keterbatasan variasi bentuk.
Manfaat penerapan strategi ini terbukti efektif dalam membangun suasana pembelajaran yang
lebih menyenangkan, meningkatkan partisipasi, serta menjaga fokus peserta didik selama
proses belajar Sejarah Kebudayaan Islam berlangsung.
Kata kunci: Strategi, Ice Breaking, Sejarah Kebudayaan Islam