Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi orang tua dalam membangun
kepercayaan diri siswa SMP Islam Nurushibyan. Fokus penelitian meliputi tiga hal utama,
yaitu: bentuk komunikasi yang terjalin antara orang tua dan siswa, tingkat kepercayaan diri
siswa dalam berkomunikasi, serta sejauh mana komunikasi orang tua berperan dalam
pembentukan kepercayaan diri tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner
terbuka, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari siswa dan orang tua siswa SMP
Islam Nurushibyan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dua arah yang
terbuka, hangat, dan suportif dari orang tua berperan penting dalam membentuk rasa
percaya diri siswa, terutama dalam hal keberanian menyampaikan pendapat, keterampilan
berbicara di depan umum, serta kemampuan berinteraksi sosial. Sebaliknya, kurangnya
komunikasi dan dukungan emosional dari orang tua cenderung berdampak negatif pada
perkembangan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, komunikasi yang efektif dalam
keluarga menjadi fondasi utama bagi perkembangan psikologis dan sosial anak, khususnya
dalam hal membangun kepercayaan diri siswa pada masa remaja.
Kata Kunci: Komunikasi Orang Tua, Kepercayaan Diri, Siswa SMP, Keluarga, Remaja