Abstak
Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih sangat penting dalam
upaya perurunan angka kematiaur ibu karcna dapat membantu mengenali kegawatan
medis dan membanfu keluarga unfuk mencari perawatan darurat. Akan tetapi masih
banyak persalinan yang ditolong oleh tenaga non kesehatan dan tidak dilakukan di
fasilitas kesehatan. Di Kecamatan Cisarua pada tahwr 2013 terdapat 3 kasus kematian
dan bila dilihat dari hasil cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah sebesar
76,1 oh masih dibavrah target yang ditetapkan kabupaten yaitu 90 %. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
pemilihan penolong persalinan di wilayah kerja Puske-srnas Cisarua Kabupaten Bogor
Jawa Barat tahun 2013.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain peuelitian yang
digunakan adaiah cross sectional. Datapada peneiitian ini menggunakan data primer
dail data sckundcr. Populasi yang digrmakan adalah ibu yang bcrsalin pada bulan
Januari sampai Desember 2013. Pengambilan sampel dengan cara simple rafidom
sampling. Pengumpulan data dengan cara menggunakan kuesioner pada ibu bersalin
yang terpilih sebagi sampei. Variabel yang diteliti sebagai variabel dependen yaitu
penolong persalinan sedanekan variabel indepeaden adalah umur, paritas, pendidikan
ibu, pengetahuan, sikap ibu, pemeriksaan kehamilan, keikutsertaan kelas ibu hamil,
biaya, jaral</akses ke fasilitas pelayanan kesehatan dan dukungan suami. Analisis data
menggunakan uji univariat dan bivariat dengan :uji chi squa?e-
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 99 orang (7sW merrilih tenaga
kesehatan sebagai penolong persalinan sedangkan 33 orang QsW memilih bukan
tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan. Hasil analisis data bivariat
menrurjukkan variabel yang secara statistik berhubrurgan dengaa pemitihan penolong
persalinan adalahpendidikarl pengeiahuan, sikap ibu, dan dukungan suarri.