Abstak
Telah dibuat alat pendeteksi kebakaran dan keamanan kelistrikan berbasis Internet
of Things (IoT) yang berfungsi untuk memantau kondisi lingkungan serta sistem
kelistrikan secara otomatis dan real-time. Alat ini menggunakan mikrokontroler
ESP32 sebagai pusat pengendali yang terhubung dengan beberapa sensor, yaitu
sensor flame untuk mendeteksi adanya api, sensor MQ-2 untuk mendeteksi
kebocoran gas, sensor ACS712 untuk mengukur arus Listrik beban berlebih, dan
sensor ZMPT101B untuk memantau tegangan AC. Ketika terdeteksi adanya api
dengan jarak 0-50cm, gas berbahaya dengan 400ppm , arus berlebih (overload)
diatas 2A, atau tegangan berlebih (overvoltage) diatas 230V, sistem secara otomatis
mengaktifkan buzzer, menyalakan indikator LED, dan memutus arus melalui relay
sebagai langkah pengamanan. Selain itu, sistem mengirimkan notifikasi peringatan
ke pengguna melalui aplikasi Telegram, serta menampilkan data kondisi terkini
terdeteksinya api, gas, tegangan dan arus berlebih pada LCD 16x2. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa alat ini mampu mendeteksi bahaya kebakaran dan gangguan
kelistrikan dengan respon per-2 detik. Dengan demikian, alat ini dapat digunakan
sebagai sistem keamanan dan pemantauan dini untuk mencegah risiko kebakaran
dan kerusakan instalasi listrik pada rumah atau bangunan.
Kata kunci: IoT, ESP32, sensor flame, MQ-2, ACS712, buzzer, LED, relay,
telegram, LCD16x2