Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Program Studi MANAJEMEN
Judul ANALISIS PENGGUNAAN MODEL ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE, DAN ZMIJEWSKI UNTUK MENGETAHUI POTENSI TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS (KESULITAN KEUANGAN) PADA PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFT
Tahun 2017
Tanggal Input 02 Sep 2026, 08.20



Abstak

Ahmad Zaky Azizi
131203041874

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara menganalisis
dan mengetahui potensi terjadinya financial distress dalam penerapannya pada
perusahaan property dan real estate yang terdaftar dalam BEI. Penelitian ini
membandingkan tiga model prediksi financial distress, yaitu model Altman
modifikasi, Springate dan Zmijewski. Perbandingan dilakukan dengan
mengetahui hasil analisis dari tiap-tiap model. Data yang digunakan berupa
laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasikan oleh perusahaan di website
bursa efek indonesia. Sampel yang digunakan adalah perusahaan property dan
real estate yang terdaftar di BEI selama tahun 2011-2015. Teknik pengambilan
sampel adalah purposive sampling dengan total sampel yang didapat sebanyak 2
perusahaan yaitu PT. AgungPodomoro Land .Tbk dan PT. Summarecon
Agung.Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Altman modifikasi dan
Zmijewski menunjukan PT. Agung Podomoro Land .Tbk dan PT. Summarecon
Agung.Tbk tidak mengalami kesulitan keuangan atau dalam keadaan keuangan
yang sehat pada periode tahun 2011 – 2015, sedangkan model Springate
menunjukan PT. Agung Podomoro Land .Tbk mengalami kesulitan keuangan
pada priode tahun 2013 – 2015 begitu pula dengan PT. Summarecon Agung.Tbk
mengalami kesulitan keuangan pada priode tahun 2011 – 2012. Dengan hasil
tersebut maka Metode Springate mempunyai hasil pengukuran yang berbeda
dengan metode lainnya dalam menilai PT. Agung Podomoro Land .Tbk dan PT.
Summarecon Agung.Tbk mengalami kesulitan keuangan di tahun yang berbeda di
kedua perusahaan sepanjang periode tahun 2011 – 2015.
Kata Kunci: Model Prediksi, Financial Distress, Laporan Keuangan, IDX LQ45

This study aims to determine how to analyze and determine the potential
financial distress in its application to property and real estate companies listed in
BEI. The study compared three financial distress prediction model, namely the
model Altman modification, Springate and Zmijewski. Comparisons were made
to find out the results of analysis of each of the models. Data used in the form of
annual financial statements published by the company on the Indonesian stock
exchange website. The sample used is the property and real estate company listed
on the Stock Exchange during the years 2011-2015. The sampling technique is
purposive sampling with the total sample were obtained by 2 companies, namely
PT. Agung Podomoro .Tbk and PT. Summarecon Agung .Tbk. The results
showed that the model Altman modifications and Zmijewski shows PT. Agung
Podomoro .Tbk and PT. Summarecon Agung .Tbk not experiencing financial
difficulties or in a state of finances healthy in the period 2011 - 2015, while the
models showed Springate PT. Agung Podomoro .Tbk experiencing financial
difficulties in the period of 2013 - 2015 as well as the PT. Summarecon Agung
.Tbk experiencing financial difficulties in the period of 2011 - 2012. With these
results, the Springate method has different measurement results with other
methods to assess PT. Agung Podomoro .Tbk and PT. Summarecon Agung .Tbk
experiencing financial difficulties in different years in the two companies over the
period 2011 – 2015.
Keywords:Prediction Model, Financial Distress, Financial Statements, IDX LQ45


Preview