Abstak
Serial animasi merupakan salah satu media yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan,
tetapi juga sebagai sarana penyampaian nilai-nilai pendidikan dan dakwah kepada anak
anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pesan dakwah dalam serial animasi
Upin & Ipin Musim 19 serta menganalisis perannya sebagai media pendidikan anak.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Data dik
umpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap tiga informan anak
usia sekolah dasar yang menonton tiga episode yang dipilih secara purposive sampling,
yaitu episode Kuih Ramadan, Bahagianya Raya, dan Pokok Kenangan. Analisis data
menggunakan triangulasi teori, yaitu klasifikasi pesan dakwah menurut Deni Zam Jami dan
Illa Susanti yang meliputi akidah, syariah, dan akhlak, serta Teori Belajar Sosial Albert
Bandura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga episode mengandung pesan dakwah
akidah berupa penguatan keyakinan kepada Allah SWT dan penolakan terhadap tahayul.
Pesan dakwah akhlak mencakup akhlak terhadap Allah SWT, diri sendiri, keluarga,
masyarakat, dan lingkungan. Pesan dakwah syariah meliputi niat puasa, doa berbuka puasa,
doa sebelum makan, dan hukum membatalkan puasa. Hasil wawancara terhadap tiga in
forman anak usia sekolah dasar menunjukkan bahwa serial ini terbukti melewati keempat
tahap Teori Belajar Sosial Bandura, yaitu attention, retention, reproduction, dan motivation.
Dengan demikian, serial animasi Upin & Ipin Musim 19 tidak hanya berfungsi sebagai
media hiburan, tetapi juga berperan sebagai sarana dakwah dan media pendidikan karakter
yang efektif untuk anak.
Kata Kunci: Pesan Dakwah, Animasi Upin & Ipin, Media Pendidikan Anak