Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah perempuan
pada akun YouTube @MuslimahMediaHub (MMH) dalam konten bertema
perempuan dan anak, mengidentifikasi peran perempuan dalam dakwah digital,
serta mengetahui respon audiens terhadap konten yang disajikan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap konten YouTube MMH,
wawancara dengan subscriber, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dakwah yang digunakan
MMH bersifat persuasif dan edukatif dengan penyajian materi yang relevan
terhadap isu perempuan dan anak, seperti perlindungan anak, kekerasan terhadap
perempuan, degradasi moral generasi muda, serta problem sosial lainnya. Serta
mengintegrasikan tiga pendekatan utama dalam teori metode dakwah Al-Bayanuni
yaitu rasional (aqli), emosional (athifi), dan inderawi (hissi). Konten dikemas
melalui berbagai format, seperti live diskusi, liputan lapangan, video reflektif, dan
kajian keislaman yang mengombinasikan narasi, visual grafis, serta data aktual.
Perempuan dalam akun MMH berperan sebagai komunikator sekaligus pengelola
konten digital, yang tidak hanya menyampaikan pesan dakwah tetapi juga
memberdayakan perempuan melalui perspektif Islam. Respon audiens
menunjukkan tanggapan positif terhadap strategi komunikasi yang diterapkan, di
mana konten dinilai relevan, aktual, mudah dipahami, serta mampu meningkatkan
kesadaran dan pemahaman mengenai peran perempuan dan perlindungan anak
dalam Islam. Dengan demikian, dakwah digital yang dilakukan oleh perempuan
melalui akun @MuslimahMediaHub menunjukkan bentuk adaptasi dakwah di era
digital yang efektif dalam membangun kesadaran sosial dan religius masyarakat.
Kata kunci: Strategi Komunikasi Da'wah, Perempuan, Da'wah Digital, YouTube,
Perlindungan Anak