Abstak
Wahid Al-Fath
NPM. 161105150564
Dalam penjualan produk berdasarkan wilayah, perusahaan atau bisnis dapat
menghadapi beberapa masalah yang mempengaruhi kinerja penjualan di setiap
wilayah. Masalah yang dialami dalam penjualan produk seperti ketidakmerataan
sebaran penjualan produk di wilayah tersebut. Beberapa wilayah mungkin mengalami
tingkat penjualan yang tinggi, sementara wilayah lain memiliki permintaan yang lebih
rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan kebiasaan konsumen serta ketersedian
produk di masing-masing wilayah. Dan pola sebaran penjualan produk dapat
dipengaruhi oleh tren perubahan permintaan di wilayah tersebut. Permintaan produk
bisa naik atau turun seiring waktu. Setiap wilayah memiliki kebutuhan dan kepentingan
yang berbeda terkait produk tertentu. Perusahaan harus memahami perbedaan ini dan
dapat menyesuaikan strategi pemasaran dan penjualan untuk setiap wilayah agar
relevan dan menarik bagi konsumen setempat. Dalam analisis ini digunakan penerapan
clustering dengan menggunakan Algoritma K-Means. Mendapatkan hasil pola sebaran
penjualan yang berbeda di berbagai wilayah. Dengan menggunakan 4 cluster yang
memiliki karakteristik yang sama. Dari hasil analisis jumlah penjualan produk cluster
1 memiliki tingkat penjualan tinggi dan stabil, cluster 2 memiliki tingkat penjualan
sangat tinggi, cluster 3 memiliki tingkat penjualan menengah atau cukup stabil,
sedangkan cluster 4 memiliki tingkat penjulan sangat rendah.
Kata kunci: Data Mining, Clustering, Algoritma K-means