Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Program Studi PENDIDIKAN MASYARAKAT
Judul PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PARTISIPATIF PESERTA DIDIK DALAM MENGIKUTI PROSES PEMBELAJARAN PADA PKBM BINA INSAN MANDIRI DI KECAMATAN RANCA BUNGUR KABUPATEN BOGOR
Tahun 2020
Tanggal Input 01 Dec 2025, 15.19



Abstak

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Penggunaan Media Sosial Facebook
sebagai media pembelajaran pada PKBM Bina Insan Mandiri Di Kecamatan
Ranca Bungur Kabupaten Bogor, 2) Partisipasi Peserta didik dalam megikuti
Proses pembelajaran pada PKBM Bina Insan Mandiri Di Kecamatan Ranca
Bungur Kabupaten Bogor, 3) Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap
Partisipasi Peserta Didik Dalam Mengikuti Proses Pembelajaran Pada PKBM
Bina Insan Mandiri Di Kecamatan Ranca Bungur Kabupaten Bogor.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptip kuantitatif. Subjek
penelitian adalah warga belajar paket C Di PKBM Bina Insan Mandiri sejumlah
35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik yang
digunakan untuk menganalisis ialah uji regresi sederhana dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Sosial memiliki hubungan
interpretasi (sedang) dengan Partisifatif Peserta Didik PKBM di kecamatan
Rancabungur kabupaten Bogor. Hal ini berdasarkan pada:
1) Nilai rhitung sebesar 0,45 setelah dikonsultasikan dengan tabel
interpepretasi nilai “r”, maka nilai rhitung sebesar 0,45 berada pada
interval 0,40 – 0,599 dengan tingkat hubungan atau interpretasi
SEDANG. Demikian pula setelah dikonsultasikan dengan nilai rtabel
product moment dengan N = 35 pada taraf nyata 5?ngan tingkat
kepercayaan 95% = 0,334, diperoleh rtabel sebesar 0,334 menunjukkan
rhitung > rtabel (0,45 > 0,334). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat
hubungan yang SEDANG antara Media Sosial dengan Partisifatif
Peserta Didik PKBM di kecamatan Rancabungur kabupaten Bogor.
2) Nilai thitung sebesar 2,984 jika dikonsultasikan dengan harga ttabel pada
taraf nyata 5% (0,05) dengan tingkat kepercayaan 95?n n – 2 adalah
33 (35 – 2 = 33), maka diperoleh ttabel sebesar 2,034, sehingga thitung
sebesar 2,984 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,034 atau thitung > ttabel
(2,984 > 2,034). Hal ini berarti nilai thitung berada pada wilayah
penolakan hipotesis Uji (Ho). Dengan demikian maka penelitian ini
menolak Hipotesis nol (H0), yang berbunyi: “Tidak terdapat Hubungan
Antara Media Sosial dengan Partisifatif Peserta Didik PKBM di
kecamatan Rancabungur kabupaten Bogor”. Dan menerima Hipotesis
uji atau hipotesis alternatif (Ha), yang berbunyi: “Terdapat Hubungan
Antara Media Sosial dengan Partisifatif Peserta Didik PKBM di
Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor”,
3) Harga koefisien determinasi (KD) sebesar 20,25%, berarti besarnya
hubungan antara Media Sosial dengan Partisifatif Peserta Didik PKBM
Bina Insan Mandiri di Kecamatan Rancabungur kabupaten Bogor
sebesar 20,25%, atau dengan kata lain Media Sosial memberikan
kontribusi sebesar 20,25% terhadap Partisifatif Peserta Didik PKBM
Bina Insan Mandiri di Kecamatan Rancabungur kabupaten Bogor,
sedangkan sisanya sebesar 79,75% merupakan kontribusi dari faktor
faktor lain diluar Media Sosial, diduga antara lain oleh faktor .
4) Persamaan regresi linear sederhana Y = 55,28 + 0,44 X
memperlihatkan bahwa;
a. Apabila pengelola PKBM Bina Insan Mandiri tidak memiliki Media
Sosial, maka Pengelola PKBM hanya memiliki nilai kinerja sebesar
55,28 poin.
b. Apabila pengelola PKBM Bina Insan Mandiri memiliki Media
Sosial, maka untuk setiap poin nilai Media Sosial akan
meningkatkan nilai Partisifatif Peserta Didik sebesar 0,44 satuan
poin.
Persamaan regresi di atas memiliki kesesuaian dengan perhitungan nilai
koefisien korelasi yang berada pada kategori sedang, karena secara regresi
terbukti bahwa kenaikan poin kinerja yang disebabkan oleh Media Sosial tidak
terlalu besar (untuk kenaikan satu poin Media Sosial hanya mampu menaikkan
nilai Partisifatif Peserta Didik sebesar 0,44 poin.

Kata Kunci : Media Sosial, Partisipaif, PKBM